Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Tak Transit di Singapura dan Malaysia, Ini Alasannya

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau seluruh jemaah umrah asal Indonesia agar menggunakan penerbangan langsung (direct flight). Imbauan ini menyasar sekitar 70 ribu jemaah yang masih memilih rute transit melalui Malaysia dan Singapura.

Pemerintah menilai rute langsung mampu menjaga keamanan perjalanan jemaah secara maksimal. Kebijakan ini juga bertujuan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional melalui penggunaan maskapai domestik yakni Garuda dan Lion.

“Jemaah yang transit di Malaysia dan Singapura cukup besar, yaitu 70 ribuan. Jika itu diarahkan ke penerbangan nasional, langkah ini membantu ekonomi nasional kita,” ujar Dahnil dalam keterangan resminya, Selasa (27/10).

Dahnil menegaskan, penguatan kedaulatan ekonomi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto harus diterapkan dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Karena itu, Kemenhaj telah mengumpulkan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk menyosialisasikan aturan tersebut.

“Kami kumpulkan asosiasi PPIU agar menjadi perhatian bagi pelaku bisnis travel. Kami minta kepada asosiasi agar jangan dulu memilih penerbangan transit seperti ke Malaysia atau Singapura,” kata Dahnil.

Perkembangan kepulangan jamaah haji Indonesia (ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sg)

Untuk mendukung kebijakan ini, pemerintah menggandeng Garuda Indonesia dan Lion Air agar mampu memperkuat pasar domestik serta meningkatkan daya saing global. Wamenhaj meminta kedua maskapai tersebut meningkatkan layanan dengan harga yang kompetitif.

Kemenhaj juga memanggil direktur utama Garuda Indonesia, Lion Air, dan Angkasa Pura untuk membahas perbaikan fasilitas penerbangan. Pemerintah, turut memprioritaskan peningkatan kenyamanan dan ketertiban layanan di Terminal 2 yang digunakan untuk jemaah haji dan umrah.

Selain aspek transportasi, Kemenhaj memberikan asistensi untuk menyelesaikan kendala operasional PPIU, khususnya masalah pengembalian dana (refund) bagi jemaah yang sempat terhambat.

Sementara itu, Wamenhaj memastikan situasi di Arab Saudi hingga Senin (26/10) masih aman dan kondusif untuk penyelenggaraan ibadah umrah. Kemenhaj terus berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri untuk memantau perkembangan eskalasi di Timur Tengah.

“Terkait kondisi eskalasi Timur Tengah, Saudi baik-baik saja dalam konteks peribadatan umrah. Kemenlu juga memantau hal serupa. Sampai detik ini kegiatan umrah berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Dahnil.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Apakah Besok 28 Oktober 2026 Hari Sumpah Pemuda Libur Tanggal Merah? Cek Aturan SKB 3 Menteri
• 10 jam lalu
0
thumb
Cak Imin Akui UMKM Masih Kalah Cepat Masuk Ekosistem MBG
• 7 jam lalu
0
thumb
Greenpeace Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Perusahaan Pemicu Kebakaran Gambut
• 3 jam lalu
0
thumb
Revisi UU Dana Haji, Komnas Haji Desak Subsidi Lebih Adil
• 10 jam lalu
0
thumb
Satgas PASTI Blokir 702 Ribu Rekening Penipuan, Dana Rp 825,2 M Diamankan
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.