Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, berhasil meraih 1 juta penonton pada hari ke-17 penayangannya di bioskop Indonesia. Di tengah pencapaian tersebut, film produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment ini, menginisiasi penggalangan dana dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penulis sekaligus produser film, Robert Ronny, mengatakan keberhasilan ini ingin dirayakan berbeda dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak asap karhutla.
“Dua tahun lalu, saat film Kuasa Gelap mencapai 1 juta penonton, kami berbagi tali kasih ke 25 panti asuhan dan pondok pesantren. Kini, berkat dukungan penonton dan masyarakat Indonesia, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali meraih sukses, dan kami ingin membagikan berkat ini kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban asap karhutla,” ujar Robert Ronny dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Minggu (25/10).
Robert menilai, bantuan tersebut penting diberikan mengingat dampak karhutla yang mengganggu kehidupan masyarakat, termasuk kesulitan bernapas akibat paparan asap.
“Kami merasa tidak ada yang lebih mendesak saat ini daripada membantu mereka yang untuk bernapas saja susah,” ucapnya.
Bantuan kemanusiaan tersebut nantinya akan disalurkan melalui Yayasan Caritas Indonesia. Robert menegaskan, donasi diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang mereka.
“Bantuan ini kami salurkan melalui Yayasan Caritas Indonesia, untuk semua yang membutuhkan, tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan,” ungkap Robert.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada penonton yang telah mendukung film tersebut sekaligus menjadi bagian dari inisiatif berbagi ini.
“Terima kasih untuk setiap penonton yang sudah menjadi bagian dari kebaikan ini. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,” kata Robert.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah merupakan film horor yang mengangkat tema eksorsisme dan keimanan. Film ini dibintangi oleh Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
Robert Ronny dan Prima Taufik bertindak sebagai produser, sementara Andi Boediman menjadi produser eksekutif. Skenario film ditulis oleh Robert Ronny bersama Andri Cahyadi.
Film yang disutradarai Rizal Mantovani itu tayang perdana pada 8 Oktober 2026. Pencapaian 1 juta penonton menjadikannya film Indonesia ke-19 yang berhasil menembus angka tersebut sepanjang 2026.






Komentar (0)