Wamensos Puji Prestasi Karang Taruna & Siswa Sekolah Rakyat di BBNKT Award

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengapresiasi kader Karang Taruna yang menghasilkan inovasi sosial serta siswa Sekolah Rakyat berprestasi pada acara Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) Awarding Night 2026 di Yogyakarta, kemarin.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan selamat kepada para penerima penghargaan Pekan Inovasi Sosial 2026. Menurutnya, inovasi merupakan salah satu cara untuk menjawab persoalan sosial melalui gagasan baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Inovasi adalah cara untuk menjawab permasalahan sosial dengan gagasan baru. Saat ini, Karang Taruna Indonesia telah menghasilkan berbagai karya inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya," ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Sebanyak lima inovasi terbaik mendapatkan penghargaan dalam Pekan Inovasi Sosial 2026. Inovasi ini meliputi "Dari Sampah Organik Menjadi Siklus Pangan" karya Anggun Tri Cahyanto, "Biokonversi Sampah Organik" karya Dimas Febrianta Nugroho, "Lingkungan Hidup Pariwisata" karya Eko Sujarno, "Laboratories Sedusun" karya Kris Meilda Setiawati, serta "Aquaponik Drum" karya Mona Losinta.

Agus berharap inovasi tersebut tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat dikembangkan berkelanjutan sehingga berdampak lebih luas bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kreativitas generasi muda merupakan modal penting dalam membangun solusi atas berbagai persoalan sosial di tingkat lokal.

Selain memberikan apresiasi kepada kader Karang Taruna, Agus juga mengapresiasi Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial dalam menyelenggarakan Olimpiade Bahasa Asing bagi siswa Sekolah Rakyat se-Indonesia.

Olimpiade tersebut melombakan tiga bahasa asing, yakni bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin. Sebanyak 6.450 siswa dari 141 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mengikuti kompetisi ini dengan antusias. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, empat juara dari masing-masing kategori telah terpilih.

Menurut Agus, tingginya partisipasi siswa menunjukkan besarnya potensi anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ia menegaskan keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

"Anak-anakku, siswa Sekolah Rakyat, kalian adalah bukti bahwa kemiskinan tidak pernah menentukan batas kemampuan seseorang. Latar belakang kalian mungkin berbeda, tetapi kalian memiliki potensi yang sama dengan anak-anak lain di Indonesia," ungkap Agus.

Ia berharap melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem memperoleh kesempatan yang setara untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta meraih masa depan yang lebih baik.

Senada, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono mengaku bangga atas prestasi siswa Sekolah Rakyat yang mampu menunjukkan kemampuan mereka di tengah beragam latar belakang sosial dan ekonomi.

"Saya sangat berbahagia dan bangga melihat putra-putri kita tidak kalah dari siswa sekolah lain. Mungkin latar belakang mereka kurang mampu, tetapi mereka menunjukkan bahwa mereka setara dan mampu berprestasi jika diberikan kesempatan," ungkap Budisatrio.

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Inovasi Sosial Karang Taruna yang berfokus pada lingkungan hidup, pertanian, dan ketahanan pangan. Menurutnya, bidang-bidang tersebut memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat sehingga perlu dikembangkan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

"Inovasi yang bernilai selalu menjawab kebutuhan nyata apabila dikelola secara bertanggung jawab dan berkesinambungan," papar Sri Sultan.

Melalui BBNKT Award 2026, apresiasi terhadap inovasi sosial dan prestasi siswa Sekolah Rakyat diharapkan dapat mendorong semakin banyak generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Kolaborasi antara pemerintah, Karang Taruna, dan masyarakat juga diharapkan terus diperkuat agar berbagai gagasan kreatif dapat berkembang menjadi program nyata yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, turut hadir pada Awarding Night tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Ketua Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, serta Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono.




(akn/ega)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Koalisi Jagalah Warga Luncurkan Posko Perlindungan Hak Korban Transaksi Digital
• 2 jam lalu
0
thumb
Tasya Farasya Geram Masih Tanggung Beban Mantan Suami Usai Setahun Cerai, Rumah Retak hingga Boncos
• 7 jam lalu
0
thumb
Daun-daun yang Bercerita, Tumbuhkan Minat Baca Lewat Pohon Literasi
• 11 jam lalu
0
thumb
Jambore Batik Jawa Barat 2026, Menampilkan Peluncuran Buku Batik Jabar, dan Kolaborasi Fashion serta Teknologi
• 11 jam lalu
0
thumb
Mengapa Hiu Paus Banyak Terdampar di Pesisir Selatan Jawa?
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.