Jambore Batik Jawa Barat 2026, Menampilkan Peluncuran Buku Batik Jabar, dan Kolaborasi Fashion serta Teknologi

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Memasuki hari kedua penyelenggaraan Jambore Batik Jawa Barat 2026, Ketua Umum Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) Sendy Dede Yusuf  menghadirkan pertemuan besar para perajin batik dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Bandung ini menjadi ruang silaturahmi, pertukaran pengetahuan, dan penguatan kolaborasi antarpelaku industri batik nasional. 

Selain melibatkan perajin batik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat, panitia turut mengundang para pembatik dari Pekalongan, Kudus, Yogyakarta, Lasem, Surabaya, Padang, dan Lampung. Kehadiran perwakilan daerah tersebut diharapkan memperkaya wawasan mengenai perkembangan teknik membatik, karakteristik motif, inovasi pewarnaan, strategi pemasaran, serta tantangan keberlanjutan industri batik di Indonesia.

Baca Juga :

Wakil Ketua MPR dan KNPI Ajak Anak Muda Mencintai Batik
 
Pertemuan lintas daerah ini menjadi salah satu tujuan utama Jambore Batik Jawa Barat, yaitu membangun ekosistem batik yang terbuka, kolaboratif, dan saling menguatkan.

Para perajin diharapkan tidak hanya memperkenalkan keunggulan daerah masing-masing, tetapi juga berbagi pengalaman dalam menghadapi perkembangan teknologi, perubahan selera pasar, regenerasi tenaga pembatik, serta persaingan industri tekstil modern.

Salah satu agenda penting hari kedua adalah peluncuran buku berjudul 'Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat', yang disusun oleh Tim Penulis dari Pengurus Yayasan Batik Jawa Barat.

Buku ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya pendokumentasian dan pengembangan literasi mengenai kekayaan batik Jawa Barat, termasuk keberagaman ekspresi artistik, kreativitas perajin, dan identitas budaya daerah. Kehadiran buku tersebut diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, desainer, perajin, serta masyarakat yang ingin memahami perkembangan batik Jawa Barat secara lebih mendalam.

Batik Tiga Negeri (Foto: National Geographic Indonesia)


YBJB memandang bahwa dokumentasi pengetahuan batik merupakan bagian penting dari pelestarian warisan budaya, terutama untuk menjembatani pengetahuan para perajin senior dengan generasi penerus. Rangkaian acara juga menghadirkan tokoh-tokoh batik nasional dan desainer fashion ternama untuk berbagi pengalaman melalui diskusi dan talkshow bertema 'Merayakan Batik Dan Sinergitas Teknologi'.

Talkshow tersebut akan mengangkat pentingnya kolaborasi antara keterampilan tradisional membatik dengan kemajuan teknologi, mulai dari inovasi desain, dokumentasi digital, pengembangan produk, hingga pemanfaatan platform pemasaran modern. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing batik tanpa menghilangkan nilai autentisitas, filosofi, dan keterampilan tradisional yang menjadi kekuatan utama batik Indonesia.

Suasana Jambore Batik Jawa Barat 2026 juga akan dimeriahkan oleh penampilan Paramitha Rusady, serta peragaan busana karya desainer nasional Deden Siswanto yang menampilkan keindahan dan keragaman batik Jawa Barat dalam karya fashion kreatif dan kontemporer.

Peragaan ini diharapkan memperlihatkan bahwa batik Jawa Barat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk fashion bernilai tambah dan berdaya saing. Melalui penyelenggaraan perdana ini, YBJB berharap Jambore Batik Jawa Barat menjadi forum tahunan yang mempertemukan dunia budaya, pendidikan, teknologi, industri kreatif, dan pariwisata. 

Jambore Batik Jawa Barat 2026 bukan sekadar perayaan keindahan kain batik Jawa Barat, melainkan gerakan bersama untuk memperkuat persaudaraan perajin, menjaga keberlanjutan tradisi, mendorong inovasi, serta membangun masa depan batik Indonesia yang semakin maju dan bermartabat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Pesawat Militer Filipina Tabrakan di Udara, 4 Pilot Tewas
• 1 jam lalu
0
thumb
KPK Sita Mobil AION Hyptec HT-BMW iX dari Adik Eks Kepala BNPB
• 21 jam lalu
0
thumb
Vincent Kompany Pingsan Pimpin Latihan Bayern, Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit
• 10 jam lalu
0
thumb
ABUPI Soroti Kendala Konsesi Pelabuhan, Digitalisasi Jadi Kunci Efisiensi
• 4 jam lalu
0
thumb
Saham AS Tertokenisasi Makin Diminati, Pembeli di PINTU Naik 68%
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.