Mobil Milik Perwira TNI Dilamongan Dirusak Massa Usai Tabrak Pengendara Motor

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Lamongan, tvOnenews.com – Mobil yang dikemudikan seorang perwira TNI Kapten Inf BS menjadi sasaran amuk massa setelah diduga terlibat kecelakaan lalu lintas dengan pengendara sepeda motor di wilayah Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (22/26) malam.

Mobil Toyota Rush tersebut sempat dikejar sejumlah warga hingga berhenti di Jalan Raya Babat-Jombang, tepatnya di Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring.

Setelah berhasil dihentikan mobil tersebut di rusak oleh massa. Petugas yang menerima informasi kejadian kemudian mendatangi lokasi untuk membubarkan kerumunan dan mengamankan pengemudi beserta kendaraan ke Polsek Kedungpring.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kapten Inf BS selanjutnya dievakuasi ke Koramil setempat. Namun, karena dikhawatirkan massa kembali berkumpul, yang bersangkutan kemudian dibawa ke mako Kodim 0812 Lamongan.

Berdasarkan kronologi kejadian yang didapat awak media, kejadian bermula saat mobil Toyota Rush yang dikemudikan BS melaju dari arah barat ke timur.

Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga berjalan terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi S-4202-JDA yang dikendarai Sherly Ardelia Belinda.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan. AkibatNYA pengendara Honda Scoopy terjatuh.

Setelah tabrakan terjadi mobil Toyota Rush bernomor polisi P 1376 LN yang dikemudikan kapten BS diduga meninggalkan lokasi kejadian. Sementara warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengejar dan merusak mobil.

 

Komandan kodim 0812 Letnan Kolonel Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa laka lantas yang melibatkan anggotanya. Deni juga akan memberikan sanksi terhadap anggotanya yang telah melakukan tindakan indisipliner di lapangan, "kita juga akan memberikan sanksi tegas kepada anggota berupa tunda pangkat.” (mmr/ias) 

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bali Tech Week 2026 Resmi Berakhir, Potensi Investasi AI Indonesia Ditargetkan Tembus USD12 Miliar
• 21 menit lalu
0
thumb
KPK Sita Mobil BMW hingga BYD dari Tersangka Korupsi Dana Bencana BNPB
• 3 jam lalu
0
thumb
Indonesia Buru Target 165 Ribu Dokter Gigi pada 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Dino Patti Djalal Ingatkan Risiko Terkikisnya Kredibilitas Diplomasi Indonesia
• 23 jam lalu
0
thumb
BI Ubah Insentif KLM, Bidik Sektor yang Lebih Banyak Ciptakan Lapangan Kerja
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.