JAKARTA, DISWAY.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok akhirnya mengungkap biang kerok genangan dan banjir yang sempat merendam Jalan Keadilan, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas.
Setelah mendapat laporan warga, Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR langsung turun melakukan pengecekan lapangan.
"Berdasarkan hasil tinjauan lapangan kami, luapan air tersebut disebabkan oleh dua faktor utama," ujar Kepala Bidang SDA, Rizwannur Rahim, Jumat 23 Oktober 2026.
BACA JUGA:Hari Santri 2026, Supian Suri Minta Santri Depok Kuasai Teknologi dan Kewirausahaan
Rizwannur menjelaskan, faktor pertama adalah persoalan klasik yang tak kunjung tuntas, yakni sumbatan sampah.
Petugas menemukan tumpukan sampah rumah tangga hingga material bangunan yang menyumbat gorong-gorong (decker) dan mulut jembatan di sepanjang trase Jalan Keadilan. Akibatnya, aliran air tersendat dan meluap ke badan jalan.
"Faktor kedua yang kami temukan di lapangan cukup memprihatinkan. Adanya tindakan pembukaan paksa Pintu Air Cabang Barat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Pembukaan paksa pintu air tersebut membuat debit air yang masuk ke saluran Jalan Keadilan menjadi tidak terkendali. Volume air yang berlebih tidak mampu ditampung saluran yang sudah menyempit karena sampah, sehingga terjadilah luapan.
BACA JUGA:Kejar Sekolah Layak, Kemendikdasmen Revitalisasi 54 Gedung Sekolah di Depok
"Ditemukan adanya tindakan pembukaan paksa Pintu Air Cabang Barat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini mengakibatkan debit air yang masuk menjadi berlebih, tidak terkendali, dan akhirnya meluap," jelasnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas PUPR bergerak cepat. Tim Satgas SDA langsung dikerahkan ke lokasi pada hari yang sama.
Dua langkah penanganan dilakukan secara paralel.
Pertama, pembersihan total sampah yang menyumbat gorong-gorong dan jembatan agar aliran air kembali normal.
Kedua, penutupan kembali Pintu Air Cabang Barat sesuai dengan pengaturan debit standar.
"Tim Satgas SDA sudah dikerahkan ke lokasi guna melakukan pembersihan sampah yang menyumbat agar aliran air kembali lancar, serta melakukan penutupan kembali pada Pintu Air Cabang Barat tersebut," kata Rizwannur.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)