Pantau - Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan membuka peluang kerja sama pertukaran data elektronik perdagangan dengan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), guna meningkatkan efisiensi dan memperkuat fasilitasi perdagangan antara kedua pihak.
Peluang kerja sama tersebut mengemuka dalam kunjungan delegasi Otoritas Kepabeanan Dubai ke kantor LNSW di Jakarta pada Rabu (21/10).
Direktur Teknologi Informasi LNSW, Wawan Ismawandi, mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia dan Dubai untuk bertukar pengalaman dalam pengelolaan sistem perdagangan digital.
Pertukaran pengalaman itu diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam meningkatkan efektivitas layanan perdagangan lintas negara.
"Kita bisa belajar bagaimana fasilitasi perdagangan di sana," ujar Wawan dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Kamis.
Kunjungan delegasi Kepabeanan Dubai merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di Indonesia untuk mempelajari penerapan sistem single window, pengelolaan pelabuhan darat atau dry port, serta berbagai mekanisme fasilitasi perdagangan.
LNSW Ungkap Keunggulan Sistem INSW yang Terintegrasi dengan 29 Kementerian dan LembagaKepala LNSW, Oza Olavia, menjelaskan bahwa sistem Indonesia National Single Window (INSW) memiliki karakteristik berbeda dibandingkan sistem perdagangan digital di sejumlah negara.
Perbedaan utamanya terletak pada struktur kelembagaan karena INSW tidak dikelola langsung oleh otoritas kepabeanan, melainkan oleh LNSW yang berada di bawah Kementerian Keuangan.
INSW merupakan ekosistem digital nasional yang mengintegrasikan berbagai sistem dan informasi terkait kegiatan perdagangan serta pergerakan barang.
Integrasi tersebut mencakup layanan kepabeanan, kekarantinaan, perizinan, kepelabuhanan, kebandarudaraan, hingga pengelolaan dokumen ekspor, impor, dan logistik.
Melalui sistem tersebut, berbagai proses administrasi perdagangan dapat dihubungkan secara elektronik untuk mempercepat arus barang dan memperlancar pertukaran informasi antarlembaga.
Hingga saat ini, sebanyak 29 kementerian dan lembaga telah terintegrasi dengan INSW sebagai bagian dari penguatan ekosistem perdagangan digital Indonesia.
Cakupan integrasi tersebut menjadi salah satu aspek yang diperhatikan delegasi Dubai dalam mempelajari pengelolaan sistem perdagangan Indonesia.
Kepabeanan Dubai Apresiasi Kemajuan INSW dan Dorong Pertukaran Data ElektronikDirektur Jenderal Kepabeanan Dubai, Abdulla Mohammed Busenad, menyampaikan harapannya agar Indonesia dan Dubai dapat mengembangkan kerja sama pertukaran data elektronik perdagangan.
Menurut Abdulla, kerja sama tersebut berpotensi meningkatkan fasilitasi perdagangan karena hubungan perdagangan Indonesia dan Dubai selama ini telah berjalan cukup baik.
Delegasi Dubai juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan INSW yang dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengelolaan layanan perdagangan digital.
Abdulla bahkan menilai tingkat kematangan sistem INSW sudah mendekati sistem yang digunakan Dubai dan berpotensi melampauinya.
"Kami terkejut dengan capaian dan tingkat kematangan dari Sistem INSW yang saat ini sudah dekat dengan kami dan bahkan mungkin akan melampaui tingkat kematangan kami," ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut membahas perbedaan model pengelolaan sistem single window yang diterapkan di masing-masing wilayah.
Dubai memiliki sistem perdagangan digital bernama Dubai Trade yang saat ini dikelola oleh pihak swasta dengan pengawasan pemerintah.
Berbeda dengan INSW yang menyediakan layanan tanpa biaya, pengguna Dubai Trade dikenakan biaya untuk mengakses layanan perdagangan digital tersebut.
Abdulla menjelaskan bahwa Dubai berencana secara bertahap mengalihkan pengelolaan layanan Dubai Trade dari pihak swasta kepada pemerintah.
Perbedaan tata kelola tersebut menjadi bagian dari pertukaran pengalaman antara Indonesia dan Dubai dalam mengembangkan sistem perdagangan digital.
Indonesia Perluas Sistem INSW hingga Logistik Domestik dan Pertukaran Data ASEANKepala Subdirektorat Perencanaan Sistem Informasi LNSW, Fachry Rozy Oemar, menjelaskan bahwa pengembangan INSW terus dilakukan untuk memperluas cakupan layanan perdagangan dan logistik.
Pengembangan tersebut tidak hanya mencakup proses sebelum, selama, dan setelah penyelesaian kepabeanan dalam kegiatan ekspor dan impor, tetapi juga mendukung pergerakan barang di dalam negeri.
Perluasan fungsi itu menjadikan INSW sebagai sistem yang tidak hanya melayani perdagangan internasional, tetapi juga membantu integrasi administrasi dan logistik domestik.
Pada tingkat internasional, INSW telah memfasilitasi pertukaran data elektronik dengan negara-negara anggota ASEAN melalui mekanisme ASEAN Single Window.
Pertukaran data tersebut mencakup dokumen electronic Certificate of Origin (e-CoO) atau surat keterangan asal elektronik yang digunakan dalam perdagangan internasional.
Selain itu, terdapat ASEAN Customs Declaration Document (ACDD) yang berfungsi mendukung pertukaran informasi deklarasi kepabeanan antarnegara anggota ASEAN.
Dokumen lainnya adalah electronic Sanitary Phyto Sanitary (e-SPS) yang berkaitan dengan persyaratan kesehatan dan keamanan produk hewan, tumbuhan, serta komoditas terkait dalam perdagangan.
Di luar kerja sama regional ASEAN, Indonesia juga telah melaksanakan pertukaran data e-CoO secara bilateral dengan sejumlah negara mitra dagang.
Negara-negara tersebut meliputi Australia, Korea Selatan, Jepang, dan China.
Pengalaman dalam membangun pertukaran data elektronik secara regional dan bilateral menjadi salah satu landasan bagi Indonesia untuk membuka peluang kerja sama serupa dengan Dubai.
Kerja Sama Indonesia dan Dubai Masih dalam Tahap PenjajakanMelalui pembahasan tersebut, LNSW dan Kepabeanan Dubai berpeluang memperkuat konektivitas sistem perdagangan digital untuk mendukung kelancaran pertukaran informasi dan aktivitas perdagangan.
Konektivitas antarsistem diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi proses administrasi serta memperkuat fasilitasi perdagangan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.
Meski demikian, rencana pertukaran data elektronik dengan Dubai masih berada dalam tahap penjajakan dan pembahasan.
Belum ada kesepakatan resmi yang diumumkan mengenai penerapan kerja sama pertukaran data elektronik antara LNSW dan Kepabeanan Dubai.





Komentar (0)