Akses Jalan Rumah Pasangan Lansia di Jakarta Timur Bermasalah, Pemkot Mediasi dan Siapkan Dua Jalur Alternatif

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Kecamatan Makasar melakukan mediasi untuk menyelesaikan persoalan akses jalan menuju rumah pasangan lanjut usia (lansia), Soekirjo (70) dan Wifatmi (68), di Gang Remaja, RT 004/RW 02, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Persoalan tersebut muncul setelah akses yang sebelumnya digunakan pasangan lansia itu terdampak rencana pembangunan di atas lahan milik warga lain.

Camat Makasar Dimas Prayudi mengatakan pihaknya telah mempertemukan sejumlah pihak pada Senin (19/10/2026) untuk mencari penyelesaian yang dapat diterima bersama.

Pemerintah kecamatan juga memastikan pasangan lansia tersebut masih memiliki jalur yang dapat digunakan untuk keluar masuk rumah.

"Kami dari jajaran kecamatan, kelurahan, RT, dan RW kemarin Senin (19/10) bersama-sama mencoba memediasi para pihak terkait persoalan akses pasangan lansia ini. Kami mencari solusi agar tidak ada satupun warga yang tinggal di Kecamatan Makasar tidak mendapatkan akses jalan, dan saat ini pun masih ada jalan yang masih dipergunakan oleh keduanya, tidak adanya penutupan akses jalan," kata Dimas saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Persoalan Bermula dari Rencana Pembangunan di Lahan Warga

Dimas menjelaskan bahwa permasalahan akses jalan muncul berkaitan dengan rencana pembangunan pada lahan milik warga lain yang berada di sekitar rumah pasangan lansia tersebut.

Kondisi itu memengaruhi jalur yang sebelumnya digunakan Soekirjo dan Wifatmi untuk menuju tempat tinggal mereka.

Menanggapi persoalan tersebut, pemerintah kecamatan bersama kelurahan dan pengurus lingkungan melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Peninjauan sebelumnya juga telah melibatkan lurah, wakil camat, dan pengurus RW setempat.

Pemerintah kemudian berupaya mempertemukan pihak-pihak terkait untuk membahas penyelesaian akses jalan tanpa mengabaikan kepentingan pemilik lahan.

Dimas menegaskan bahwa pemerintah berupaya memastikan setiap warga tetap memiliki akses menuju tempat tinggalnya.

Pemkot Siapkan Dua Alternatif Akses Menuju Rumah Lansia

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, pemerintah kecamatan mengidentifikasi dua alternatif lokasi yang berpotensi digunakan sebagai akses menuju rumah pasangan lansia tersebut.

Namun, Soekirjo dan Wifatmi berharap dapat kembali menggunakan jalur yang sebelumnya menjadi akses utama menuju rumah mereka.

Dimas mengatakan kedua alternatif tersebut masih dalam proses pemeriksaan untuk memastikan dapat digunakan.

"Memang harapannya sesuai dengan akses awal. Namun, karena ada satu dan lain hal, saat ini ada dua alternatif yang sedang dipastikan untuk bisa digunakan oleh warga tersebut," ujar Dimas.

Pemerintah kecamatan menyatakan akan terus mengupayakan penyelesaian melalui kesepakatan para pihak.

Hingga Kamis (22/10/2026), belum ada keterangan mengenai keputusan akhir terkait jalur yang akan digunakan pasangan lansia tersebut.

Mediasi Libatkan Pemilik Lahan dan Ahli Waris

Mediasi dilaksanakan di Ruang Rapat Camat, Lantai 2, Kantor Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Pertemuan tersebut melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, pengurus RT dan RW, pemilik lahan, serta ahli waris.

Keterlibatan seluruh pihak dilakukan agar penyelesaian persoalan akses jalan mempertimbangkan hak dan kepentingan masing-masing.

Dimas berharap musyawarah dapat menghasilkan kesepakatan yang memungkinkan pasangan lansia tersebut tetap memiliki akses yang layak menuju rumah mereka.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarwarga selama proses penyelesaian berlangsung.

"Yang pasti, kehidupan bertetangga jauh lebih penting dibandingkan dengan permasalahan saat ini. Kami berharap warga Cipinang Melayu, khususnya di RW 02, bisa lebih kompak dan guyub. Mudah-mudahan, permasalahan ini bisa selesai dan tidak dibawa ke tingkat yang lebih tinggi lagi," tutur Dimas.

Pemerintah Kecamatan Makasar menyatakan akan terus mengupayakan penyelesaian persoalan tersebut melalui musyawarah agar akses jalan bagi pasangan lansia tetap terjamin tanpa mengabaikan hak pihak lain.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Ungkap Produksi Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Tak Sesuai Klaim di Kemasan
• 23 jam lalu
0
thumb
Vila Milik Ketua Golkar Pinrang Usman Marham Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta
• 10 jam lalu
0
thumb
Polda tarik ajudan Gubernur Kaltim imbas kontak fisik dengan mahasiswa
• 16 jam lalu
0
thumb
5 Film Neorealisme Italia Terbaik Sepanjang Masa Paling Menguras Emosi
• 23 jam lalu
0
thumb
Hari Tanpa Hujan di Jawa Tengah Kapan Berakhir? Ini Jawaban BMKG
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.