CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Rasa kantuk yang menyerang pada pertengahan jam kerja sering kali mengganggu produktivitas. Dibanding terus menambah asupan kafein, mengambil jeda tidur singkat atau power nap terbukti menjadi alternatif efektif untuk menyegarkan pikiran dalam waktu cepat.
Namun, durasi menjadi kunci utama dalam memetik manfaat power nap. Tidur berlebihan justru kerap menimbulkan rasa pusing dan lеmas saat terbangun.
Melansir riset dari Mayo Clinic, durasi ideal untuk power nap berkisar antara 10 hingga 20 menit. Rentang waktu ini dinilai pas karena tubuh belum masuk ke fase tidur lelap (deep sleep). Hasilnya, Anda bisa terbangun dengan kondisi fisik dan mental yang lebih segar tanpa efek kantuk susulan.
Manfaat ini dibuktikan melalui riset National Sleep Foundation yang menunjukkan bahwa tidur singkat selama 15 menit mampu meningkatkan kewaspadaan, memperbaiki performa kerja, serta mengembalikan fokus otak yang lelah.
Mengutip laporan publikasi kesehatan Harvard Health Publishing, tidur siang singkat juga membantu menurunkan tingkat stres dan menjaga stabilitas tekanan darah. Efek rehat singkat ini bekerja selayaknya tombol *reset* bagi sistem saraf manusia yang terus bekerja keras sejak pagi.
Para ahli menyarankan agar *power nap* dilakukan di antara pukul 13.00 hingga 15.00. Memilih waktu yang terlalu sore berisiko mengganggu siklus tidur utama di malam hari.
Untuk mendapatkan hasil optimal, pilih area yang tenang dan redupkan pencahayaan. Atur alarm tepat 15 hingga 20 menit agar Anda tidak terlelap terlalu lama dan bisa langsung kembali beraktivitas dengan energi baru.
Sumber: Mayo Clinic/ Harvard Health Publishing/ National Sleep Foundation





Komentar (0)