Potensi Gas Pangkah: Pertamina Genjot Pasokan Industri Jatim

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Infrastruktur jaringan pipa gas bumi yang terintegrasi menjadi tulang punggung dalam menyalurkan potensi Gas Pangkah secara efisien langsung ke pusat-pusat industri. (Sumber: Dok. PT Pertamina Persero)

KOMPAS.TV –  Di tengah kebutuhan energi industri yang terus tumbuh, Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi. Kawasan ini dinilai masih menyimpan peluang untuk menghasilkan tambahan minyak dan gas bumi, sekaligus mengoptimalkan fasilitas yang telah tersedia.

Langkah tersebut menjadi penting karena Jawa Timur merupakan salah satu basis industri nasional. Semakin dekat sumber energi dengan konsumen industri, semakin besar peluang menjaga keandalan pasokan sekaligus membuat rantai pasok energi lebih efisien.

Baca Juga: Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Raih Green Terminal Label Bintang 2, Pertama di Dunia

Wilayah Kerja Pangkah  dikelola SIPL, anak usaha PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka) yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina. Selain mempertahankan produksi yang sudah berjalan, PGN Saka terus mencari peluang untuk menemukan cadangan baru dan meningkatkan nilai dari aset yang telah dimiliki.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan, keberadaan sumber gas yang dekat dengan pusat industri menjadi salah satu keunggulan yang perlu terus dioptimalkan, untuk menjaga kontinuitas pasokan energi bagi industri.

Sinergi strategis antara Pertamina dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan energi daerah serta mendorong daya saing industri lokal Jatim. (Sumber: Dok. PT Pertamina Persero)

“Jawa Timur memiliki basis industri yang sangat kuat. Karena itu, kontinuitas pasokan energi, khususnya gas bumi, perlu terus dijaga. Kami berharap PGN Saka terus memperkuat kajian eksplorasi untuk menemukan cadangan gas baru,” kata Oki saat melakukan Management Walkthrough (MWT) ke Onshore Processing Facility (OPF) SIPL di Gresik, Jumat (7/8/2026).

Menurut Oki, upaya meningkatkan kontribusi Pangkah tidak hanya dilakukan dengan mencari cadangan baru. Infrastruktur yang sudah tersedia juga perlu dimanfaatkan secara maksimal agar aset tersebut dapat memberikan nilai lebih besar bagi ketahanan energi nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Oki bersama jajaran manajemen PGN Saka meninjau sejumlah fasilitas di Wilayah Pangkah, termasuk Onshore Processing Facility dan LPG Plant.

“Kami mendiskusikan bagaimana infrastruktur yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan semakin optimal. Ada berbagai fasilitas yang sangat baik, termasuk LPG Plant, yang kami harapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi ketahanan energi Indonesia,” ujar Oki.

Dengan pendekatan tersebut, pengembangan Pangkah dilakukan melalui dua jalur sekaligus: memaksimalkan produksi dan fasilitas yang sudah ada, serta mencari potensi cadangan baru untuk kebutuhan energi di masa mendatang.

Memastikan kelancaran distribusi energi, para pekerja berkomitmen menerapkan standar keselamatan dan ketepatan operasional demi mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa Timur. (Sumber: Dok. PT Pertamina Persero)

Sumur Baru Sudah Menunjukkan Hasil Positif

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada Maret 2026, SIPL menyelesaikan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Lapangan Ujung Pangkah.

Hasil uji sumur menunjukkan laju alir awal mencapai 2.443 barel minyak per hari (BOPD) dan 3,72 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) associated gas. Capaian tersebut melampaui target awal perusahaan.

Hasil ini menjadi salah satu indikasi bahwa masih terdapat peluang untuk meningkatkan nilai aset Pangkah melalui pengembangan lapangan dan kegiatan eksplorasi yang dilakukan secara terukur. Termasuk menggarap potensi hidrokarbon.

“Kami mendapat kabar positif mengenai potensi hidrokarbon yang cukup besar. Potensi tersebut perlu terus diperdalam melalui eksplorasi, ditingkatkan kematangan proyeknya, kemudian didorong menuju pengembangan hingga produksi sehingga dapat memberikan tambahan pasokan energi bagi Indonesia,” ujarnya.

Pertamina terus mengoptimalkan pengelolaan fasilitas produksi di Blok Pangkah untuk menjaga keandalan dan kesinambungan pasokan energi bersih bagi sektor industri di Jawa Timur. (Sumber: Dok. PT Pertamina Persero)

Kenapa Pangkah Penting bagi Jawa Timur

Direktur Utama PGN Saka, Intan Fauzi mengatakan, optimalisasi dilakukan secara terintegrasi, baik pada fasilitas onshore maupun offshore, sembari terus membuka peluang pengembangan potensi migas baru.

“Kunjungan ini menjadi semangat bagi seluruh Perwira Saka untuk terus meningkatkan kinerja operasi serta memaksimalkan seluruh fasilitas yang kami miliki di Wilayah Pangkah, baik fasilitas onshore maupun offshore,” kata Intan.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai aset Pangkah, tetapi juga memperkuat ketersediaan gas bumi dari dalam negeri untuk menopang kebutuhan industri dan perekonomian Jawa Timur serta ketahanan energi Indonesia.

Penulis : Hamzah-Abdullah

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • PT Pertamina Persero
  • Potensi Gas Pangkah
  • Jawa Timur
  • Pasokan Energi
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramusim: Arsenal tunduk 2-3 dari Borussia Dortmund di Emirates Cup
• 17 jam lalu
0
thumb
Apple Hadapi Krisis Chip Memori di Tengah Rencana Peluncuran iPhone 18 Pro
• 6 jam lalu
0
thumb
Indonesia Terlalu Inward Looking, Saatnya Menjadikan Ekspor Mesin Pertumbuhan
• 21 jam lalu
0
thumb
SETARA Nilai Praperadilan Febrie sebagai Manuver untuk Kelabui Publik soal Substansi Perkara
• 8 jam lalu
0
thumb
Iran Tak akan Buka Selat Hormuz Sebelum AS Bayar Kompensasi Perang
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.