Iran Tak akan Buka Selat Hormuz Sebelum AS Bayar Kompensasi Perang

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan Selat Hormuz belum akan dibuka kembali sebelum Amerika Serikat (AS) memenuhi seluruh tuntutan Teheran. Salah satu tuntutan tersebut adalah pemberian kompensasi atas kerusakan akibat perang.

IRGC juga menyebut Iran ingin mengenakan biaya kepada kapal yang melintas serta mengambil tindakan terhadap kapal yang dianggap menghindari jalur pelayaran yang ditetapkan.

"Kami mempertahankan penutupan Selat Hormuz sampai musuh menerima semua persyaratan kami... Selat tersebut kini pada dasarnya merupakan medan perang bagi kami dan bukan sekadar jalur perairan," kata IRGC, dikutip AFP, Minggu (9/8/2026).

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pembicaraan dengan Oman mengenai pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz hampir mencapai tahap akhir. Namun, pembukaan kembali selat tetap bergantung pada pemenuhan sejumlah tuntutan Iran.

Baca Juga: Cerita Awak Kapal Pertamina Melintasi Selat Hormuz di Tengah Konflik Teluk Arab

Iran sebelumnya meminta AS mengakhiri perang dan sanksi, menghentikan blokade terhadap pelabuhan Iran, membebaskan aset yang dibekukan, serta memberikan kompensasi atas kerusakan akibat perang.

Oman menyatakan negosiasi mengenai pengaturan pelayaran di Selat Hormuz berlangsung positif dan konstruktif. Muscat meminta seluruh pihak menghindari tindakan yang dapat menghambat proses pembicaraan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Keyakinan Konsumen RI Turun pada Juli, Terlemah Sejak Oktober 2025
• 4 menit lalu
0
thumb
Hong Kong Catat Suhu Udara Terpanas Sepanjang Sejarah Sejak 1884
• 16 jam lalu
0
thumb
Saling Serang Rusia-Ukraina Tewaskan 5 Orang
• 9 jam lalu
0
thumb
DPR Minta Rencana Kenaikan Gaji Kepala Daerah Pertimbangkan Kondisi Fiskal: Harus Ada Parameter Objektif
• 19 jam lalu
0
thumb
Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Mulai Jalan di Madura
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.