Wakapolda Metro Perintahkan Jajarannya Percepat Pemetaan Lokasi Rawan Kebakaran

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono memerintahkan jajarannya untuk mempercepat pemetaan (mapping) lokasi rawan kebakaran, termasuk permukiman padat penduduk dan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Pemetaan juga mencakup identifikasi titik-titik krisis air bersih dan ketersediaan sumber air cadangan darurat.

"Keberhasilan penanganan bencana tidak hanya diukur dari kemampuan saat merespons kejadian, tetapi juga dari upaya mencegah terjadinya bencana dan kecepatan memberikan pertolongan kepada masyarakat," ujar Dekananto di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

Hal tersebut disampaikan Dekananto saat memberikan arahan dalam apel kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana di Lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta. Dalam apel ini, Dekananto melakukan pemeriksaan pasukan dan alat material khusus (almatsus).

Sebanyak 233 personel gabungan diterjunkan, meliputi jajaran Satbrimobda, Ditsamapta, Ditpolairud, hingga tim medis Biddokkes, untuk mitigasi bencana kebakaran dan ancaman kekeringan di Jakarta.

Kemudian, sejumlah armada pendukung yang diperiksa kelaikannya, yakni kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tangki pasokan air, hingga unit ambulans operasional.

Baca Juga :

Rumah di Cipinang Terbakar, 60 Personel Dikerahkan Padamkan Api


Apel kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana di Lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta. Metro TV/Andika

Dekananto memeriksa kelaikan sejumlah armada pendukung, seperti kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tangki pasokan air, hingga ambulans operasional.

Selain penguatan operasional bersama Damkar, BPBD, TNI, dan pemerintah daerah, Polda Metro Jaya memberikan perhatian khusus pada ranah penegakan hukum. Polisi memastikan akan menindak tegas setiap kelalaian maupun tindakan sengaja yang memicu terjadinya kebakaran.

Di samping itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diminta lebih bijak dalam menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bakrie Plantations (UNSP) Raup Penjualan Rp1,28 Triliun Berkat Kenaikan Harga CPO
• 5 jam lalu
0
thumb
Bawa Karung Rongsokan, Lansia Tuna Rungu Tewas Tertemper KA Bengawan di Jalur Rel Sleman
• 16 jam lalu
0
thumb
Mural Tritura: Antara Keresahan dan Kegerahan
• 21 jam lalu
0
thumb
PSM Gunakan VALD Test Ukur Kondisi Fisik Pemain
• 8 menit lalu
0
thumb
Gubernur Jateng Koordinasi dengan BGN soal Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.