KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Usai dilantik, Sudaryono menegaskan tidak akan melayani permintaan atensi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari keluarga, saudara, maupun kerabat. Ia juga meminta masyarakat melaporkan kepada pihak berwenang apabila ada pihak yang mengatasnamakan relasinya dalam program MBG.
Di bawah kepemimpinan baru, BGN menyatakan akan melakukan penghematan anggaran program MBG. Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut anggaran tahun ini berkurang dari Rp268 triliun menjadi sekitar Rp229 triliun. Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan tenggat satu bulan untuk memperbaiki tata kelola program.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah belum menetapkan besaran penajaman anggaran BGN. Namun, pemerintah membuka peluang penghematan melalui rencana penghentian pemberian MBG kepada anak-anak dari keluarga menengah ke atas. Purbaya menegaskan skema tersebut bukan pemotongan anggaran, melainkan pengaturan teknis yang akan ditetapkan BGN.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menilai pergantian pimpinan BGN harus menjadi momentum membenahi desain dan tata kelola MBG. Anggota MBG Watch, Media Wahyudi Askar, juga berharap kepemimpinan baru mampu menyelesaikan persoalan tata kelola yang membelit program tersebut. Sementara itu, Deputi I Badan Komunikasi Pemerintah, Fahd Pahdepie, menyatakan MBG masih dibutuhkan masyarakat dan optimistis kepemimpinan baru dapat memperkuat pelaksanaannya.
#PrabowoSubianto #Sudaryono #BGN #MakanBergiziGratis #MBG
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Garut, Dinkes Masih Selidiki Penyebab | SAPA SIANG
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- PrabowoSubianto
- Sudaryono
- BGN
- MakanBergiziGratis
- MBG






Komentar (0)