Pejabat Fatah kecam Dewan Perdamaian yang dipimpin AS

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Gaza (ANTARA) - Pejabat senior Fatah pada Rabu (22/7) mengkritik Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dipimpin Amerika Serikat (AS) sebagai "dewan pendudukan" (council of occupation), dan menuduh Washington serta Israel menghalangi pelaksanaan fase kedua perjanjian gencatan senjata di Gaza.

"Tidak ada 'Dewan Perdamaian' sama sekali. Jika ada kemauan yang tulus, khususnya dari AS, untuk memperkuat gencatan senjata, maka fase kedua seharusnya sudah selesai. Namun, pihak pendudukan terus menghalangi pelaksanaannya," juru bicara Fatah, Munther al-Hayek kepada stasiun radio resmi Voice of Palestine.

Al-Hayek mengecam pernyataan pejabat Israel mengenai kemungkinan kembalinya permukiman Israel ke Gaza sebagai khayalan belaka. Dia juga mengatakan bahwa Israel tidak akan mampu meletakkan satu batu pun di daerah kantong tersebut.

Dia juga mengatakan militer Israel sedang membangun tanggul tanah dan parit dari bagian timur kawasan permukiman Tuffah di Gaza City dan Kota Beit Hanoun di Gaza utara, meluas ke bagian tengah daerah kantong itu, yang mencerminkan penolakan Israel untuk melanjutkan ke fase kedua serta niatnya untuk mempertahankan kehadiran militer di Gaza.

Surat kabar Israel Haaretz pada Rabu melaporkan bahwa penghalang darat yang sedang dibangun militer tersebut telah memperluas wilayah yang berada di bawah kendali Israel menjadi sekitar 65 persen dari Jalur Gaza.

Dewan Perdamaian secara resmi diluncurkan oleh Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bisa Dicontoh Presiden Prabowo, Abraham Samad Beber Cara SBY Akhiri Konflik Cicak vs Buaya
• 4 jam lalu
0
thumb
Kebut PSN, Vale Indonesia Datangkan Alat Pengolahan Nikel Berteknologi HPAL Autoclave
• 10 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut PKB Punya Banyak Kelebihan: Mungkin Gus Dur Lagi Lihat dari Atas
• 3 jam lalu
0
thumb
Apa Penyebab Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN?
• 13 jam lalu
0
thumb
Barantin Perkuat Tujuh Strategi Pengawasan Perbatasan di Kepri untuk Cegah Penyelundupan Komoditas Ilegal
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.