Kebut PSN, Vale Indonesia Datangkan Alat Pengolahan Nikel Berteknologi HPAL Autoclave

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Vale Indonesia mendatangkan autoclave, yakni peralatan pengolahan nikel berkarbon rendah dalam rangka mempercepat pengerjaan High Pressure Acid Leaching (HPAL) yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Tambahan alat ini menandai kemajuan signifikan dalam pembangunan fasilitas pengolahan nikel berkarbon rendah yang menjadi bagian dari Indonesia growth project Morowali," kata Presiden Direktur & Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, di Kabupaten Morowali, Kamis, 23 Juli 2026.

Baca Juga :
Wamenhut: Perhutanan Sosial Diusulkan Kembali Masuk Program Strategis Nasional
Gubernur Papua Selatan Sebut PSN Wanam Bukan Ancaman, tapi Jalan Menuju Kesejahteraan OAP

Alat tersebut menurutnya merupakan milestone strategis dalam tahapan konstruksi proyek. Sebagai peralatan utama dalam teknologi HPAL autoclave, alat ini berperan sebagai inti proses pengolahan bijih limonit melalui kombinasi suhu tinggi, tekanan tinggi, dan asam sulfat untuk mengekstraksi nikel dan kobalt secara efisien.

Vale Indonesia.
Photo :
  • Antara/Vale Indonesia.

Hasil pengolahan tersebut berupa mixed hydroxide precipitate (MHP), material antara yang menjadi bahan baku penting dalam rantai pasok industri baterai kendaraan listrik.

Fasilitas HPAL di Sambalagi, Bungku Pesisir, Morowali dirancang memiliki produksi sekitar 90.000 ton kandungan nikel per tahun dalam bentuk MHP, dengan pasokan bahan baku sekitar 10,4 juta ton bijih limonit per tahun yang berasal dari area pertambangan PT Vale di Bahodopi.

Menurutnya, kedatangan autoclave memungkinkan pengolahan bijih limonit menjadi produk bernilai tambah tinggi yang mendukung rantai pasok global kendaraan listrik.

"Momentum ini mencerminkan komitmen PT Vale bersama para mitra untuk menghadirkan industri pengolahan nikel yang berdaya saing, mengedepankan prinsip keberlanjutan, keselamatan kerja, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia dan masyarakat di sekitar wilayah operasi," ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap operasi yang lebih berkelanjutan, proyek HPAL Sambalagi juga mengintegrasikan berbagai solusi rendah karbon dalam desain fasilitasnya. Kebutuhan listrik operasional akan didukung waste heat recovery power generation yang memanfaatkan panas sisa proses produksi untuk menghasilkan listrik secara lebih efisien.

"Selain itu, pengembangan pembangkit listrik tenaga surya juga direncanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan energi bersih di kawasan industri," kata Bernadus.

Terakhir, kata Bernardus, tambahan alat terbaru tersebut merupakan upaya perusahaan dalam memaksimalkan PSN karena bagian penting dari agenda pemerintah dalam mempercepat hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Baca Juga :
PSN Papua Selatan Jadi Pilar Ekonomi Rakyat dan Penguatan Kemandirian Nasional
Pengakuan Warga Wanam: Tak Ada Pengungsi, Pembangunan PSN Justru Diharapkan
Indonesia Resmi Tantang Dunia Lewat Kedaulatan Antariksa

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ucapan Juri MasterChef Australia Ini Bikin Meghan Markle Frustrasi
• 4 jam lalu
0
thumb
Perempuan Bangsa Kunci Komitmen Menangkan PKB Lewat Pakta Integritas, Perkuat Konsolidasi Organisasi
• 20 jam lalu
0
thumb
Pemprov Kaltim Gencarkan Rehabilitasi Mangrove di Kukar dan Balikpapan untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir
• 3 jam lalu
0
thumb
Usai Jadi Tersangka, Ayah dan Anak Bos Whip Pink Langsung Ditahan
• 3 jam lalu
0
thumb
Menteri PU Dody Hanggodo Buka Suara soal Tudingan Pakai Jet Pribadi saat Kunjungan Kerja
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.