IHSG Menguat ke Level 6.273, Investor Menanti Keputusan Suku Bunga BI

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok dalam perdagangan sesi pertama pada Senin (24/3/2025). IHSG turun 143,96 poin atau 2,30 persen ke level 6.114,21, dipicu oleh kombinasi sentimen global dan faktor domestik. (Sumber: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (21/7/2026) pagi. IHSG naik 41,79 poin atau 0,67 persen ke posisi 6.273,57.

Penguatan ini diikuti kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 yang naik 6,25 poin atau 1,00 persen ke posisi 634,00. 

Pergerakan positif tersebut terjadi di tengah sikap wait and see para pelaku pasar terhadap arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyampaikan IHSG pada perdagangan hari ini memiliki peluang untuk menguji level resistance.

"Diperkirakan IHSG berpotensi uji level resistance di 6.250-6.300, meskipun perlu diwaspadai potensi profit taking," ujar Ratna dalam kajiannya, Selasa, dikutip dari Antara.

Baca Juga: IHSG Menguat tapi Rupiah Melemah ke Rp17.977 per Dolar AS di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran

Dari dalam negeri, perhatian utama pasar tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diselenggarakan pada Selasa dan Rabu (21–22 Juli 2026). 

Agenda utama rapat tersebut adalah menentukan kebijakan BI-Rate yang saat ini berada di level 5,75 persen. 

Sepanjang tahun 2026, suku bunga acuan ini tercatat telah dinaikkan sebanyak tiga kali dengan total 100 basis poin (bps).

Di sisi lain, sentimen domestik ditopang oleh data Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru pada kuartal II-2026.

Berdasarkan Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia, nilai SBT penyaluran kredit baru mencapai 93,08 persen, meningkat dibandingkan posisi kuartal I-2026 sebesar 38,74 persen dan lebih tinggi dari kuartal II-2025 yang sebesar 85,22 persen.

Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.984 di Tengah Sentimen Geopolitik dan Watchlist S&P

Sementara berdasarkan jenis penggunaan, penyaluran kredit modal kerja mencatatkan SBT tertinggi sebesar 94,34 persen, diikuti kredit investasi sebesar 93,51 persen, dan kredit konsumsi sebesar 83,67 persen.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV/Antara

Tag
  • IHSG
  • suku bunga BI
  • BI Rate
  • RDG Bank Indonesia
  • pergerakan IHSG
  • penyaluran kredit
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemarin, lagu baru Post Malone hingga gagahnya Palisade edisi terbatas
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut Perlindungan Sosial Kian Kuat, Gus Ipul: Verifikasi Data Berjalan
• 10 jam lalu
0
thumb
INFOGRAFIK: Tiga BUMN Terancam Didepak Bursa
• 11 jam lalu
0
thumb
Keluarga Ungkap Mata Meila Ditutup & Diancam Dibunuh, Ibu Sempat Susul ke Lokasi
• 23 jam lalu
0
thumb
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Eks Jampidsus Febrie
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.