Ringkasan Berita
PG Pesantren Baru Kediri mengajak petani mengikuti Program CPCL Bongkar Ratoon dan perluasan areal tebu guna meningkatkan produktivitas hasil panen.
Petani peserta program memperoleh bantuan 60.000 mata bibit tebu gratis per hektare serta bantuan biaya garap senilai 40 HOK per hektare.
Program ini menyasar wilayah kerja PG Pesantren Baru yang meliputi Kota Kediri dan sejumlah kecamatan di Kabupaten Kediri.
Petani dapat mendaftar melalui petugas lapangan sesuai wilayah masing-masing untuk mendapatkan fasilitas program.
Kediri (beritajatim.com) – Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kediri terus mendorong peningkatan produktivitas petani tebu melalui pelaksanaan Program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal Tebu yang merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian RI.
Program tersebut ditujukan bagi petani tebu di wilayah kerja PG Pesantren Baru yang mencakup Kecamatan Kota dan Pesantren di Kota Kediri, serta sejumlah kecamatan di Kabupaten Kediri, yakni Wates, Pagu, Ngasem, Plosoklaten, Puncu, Pare, Badas, Kepung, dan Kandangan.
Petani Dapat Bibit Gratis dan Bantuan Biaya Garap
General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo, mengatakan setiap petani yang mengikuti program akan memperoleh bantuan berupa 60.000 mata bibit tebu gratis per hektare.
Selain bibit, peserta juga menerima bantuan biaya pengolahan lahan sebesar 40 Hari Orang Kerja (HOK) per hektare.
“Jadi 40 HOK per hektare artinya kami memberikan bantuan dana setara upah 40 hari kerja orang untuk setiap satu hektare lahan tebu,” kata Sugondo.
Tingkatkan Produktivitas Kebun Tebu
Program CPCL Bongkar Ratoon bertujuan meningkatkan produktivitas kebun tebu dengan mengganti tanaman ratoon yang sudah mengalami penurunan hasil panen menjadi tanaman tebu baru yang lebih produktif.
Melalui peremajaan tanaman tersebut, diharapkan hasil panen petani meningkat baik dari sisi kuantitas maupun kualitas sehingga mampu mendukung peningkatan produksi gula nasional.
Petani Diajak Segera Mendaftar
Sementara itu, Manager Tanaman PG Pesantren Baru, Chandra Kusuma, mengajak seluruh petani tebu di wilayah kerja perusahaan untuk segera memanfaatkan program tersebut.
Menurutnya, proses pendaftaran cukup mudah dengan langsung menghubungi petugas lapangan sesuai wilayah masing-masing.
Berikut kontak petugas wilayah:
Kecamatan Kota dan Pesantren: Punto (0821-3239-5911)
Kecamatan Wates: Totok (0852-3531-8118)
Kecamatan Pagu dan Ngasem: Agus (0821-3238-5557)
Kecamatan Gurah dan Pelemahan: Elvina (0896-2078-0050)
Kecamatan Plosoklaten: Ari (0822-3493-9246)
Kecamatan Puncu: Dwi (0821-3126-0899)
Kecamatan Pare dan Badas: Hari (0821-4033-4222)
Kecamatan Kepung dan Kandangan: Zainuri (0813-3282-7582)
PG Pesantren Baru berharap semakin banyak petani yang mengikuti program tersebut sehingga produktivitas kebun tebu terus meningkat sekaligus mendukung target swasembada gula nasional. [nm/aje]





Komentar (0)