HARIAN.FAJAR.CO.ID, BARRU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk TOGA CERIA (Cerdas Edukasi Ramuan Inovatif Alami) di Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Rabu (15/7/2026).
Program ini diinisiasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Khususnya, sebagai pendukung pengelolaan penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus yang marak diderita warga setempat.
Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh hasil observasi mahasiswa KKN yang diperkuat oleh data pemerintah desa, kader kesehatan, serta tenaga kesehatan setempat. Dari data tersebut, Hipertensi dan Diabetes Melitus menjadi dua penyakit tidak menular yang paling banyak ditemukan di Desa Harapan, terutama pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia.
Melalui program TOGA CERIA, masyarakat diberikan penyuluhan mengenai pentingnya pola hidup sehat serta pemanfaatan tanaman obat yang tersedia di pekarangan rumah. Selain teori, mahasiswa KKN juga langsung menggelar demonstrasi pengolahan tanaman herbal agar warga memahami cara meracik yang aman.
Edukasi ini sekaligus menekankan bahwa penggunaan tanaman herbal tidak bertujuan menggantikan obat resep dokter, melainkan sebagai pendukung terapi jika digunakan secara tepat dan sesuai anjuran medis.
Penanggung Jawab Kegiatan, Andi Alfitri Meyla, mengungkapkan bahwa Desa Harapan sebenarnya memiliki potensi besar karena berbagai tanaman herbal tumbuh subur di pekarangan rumah warga. Hanya saja, pemanfaatannya selama ini belum optimal karena keterbatasan pengetahuan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mengenal tanaman obat sebagai bumbu dapur, tetapi juga memahami cara pemanfaatannya secara benar untuk menjaga kesehatan. Yang terpenting, masyarakat juga paham bahwa TOGA bukan pengganti pengobatan dari dokter,” ujar Andi Alfitri Meyla.
Dengan hadirnya program TOGA CERIA, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan penyakit melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal untuk meningkatkan derajat kesehatan secara berkelanjutan di Desa Harapan. (*)






Komentar (0)