Saat Warga Cawang Rela Rumahnya Dibongkar Demi Atasi Banjir Jakarta

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
1/8

Sejumlah rumah di RW 03, Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai dibongkar pada Rabu (15/7/2026), sebagai bagian dari proyek normalisasi Kali Ciliwung. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

2/8

Pembongkaran ini menjadi tahapan awal upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pengendalian banjir di ibu kota. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

3/8

Pantauan CNBC Indonesia deretan rumah yang telah berdiri selama puluhan tahun di bantaran sungai perlahan sudah rata dengan puing puing. Gang-gang yang sebelumnya dipenuhi aktivitas warga kini berubah menjadi hamparan puing bangunan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

4/8

Salah seorang warga mengaku mendukung pelaksanaan normalisasi yang telah diwacanakan sejak era Presiden Soeharto. Menurutnya, banjir menjadi persoalan yang terus menghantui kawasan tersebut. Ketinggian air bahkan pernah mencapai dada orang dewasa meski warga sudah berada di lantai dua rumah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

5/8

Warga yang telah menetap sejak 1972 itu juga menuturkan kondisi banjir semakin memburuk sejak 2022. Jika sebelumnya banjir besar hanya terjadi sekitar lima tahun sekali, kini genangan dapat terjadi beberapa kali dalam sebulan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

6/8

Ia menambahkan, sosialisasi pembongkaran telah dilakukan sejak 2020. Sejak saat itu warga mulai melengkapi berbagai persyaratan administrasi, mulai dari penelitian dokumen hingga menerima Surat Pelepasan Hak atau SPH.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

7/8

Di tengah proses pembongkaran, sejumlah warga terlihat memilah puing bangunan dan mengemas barang-barang yang akan dipindahkan ke hunian baru mereka. Saat ini, proses normalisasi Kali Ciliwung terus berjalan. Bangunan-bangunan di lokasi telah dikelompokkan ke dalam beberapa tahapan, mulai dari appraisal, pemberkasan, hingga pembayaran. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

8/8

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan proyek normalisasi Kali Ciliwung di segmen Rawajati, Pangadegan, Cawang, dan Cililitan dapat rampung pada 2027, bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Data PHK Kemnaker Dinilai Tak Akurat, Said Iqbal Sebut Angka Riil Jauh Lebih Besar
• 21 jam lalu
0
thumb
Mendagri Tito: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
• 10 jam lalu
0
thumb
LPSK Tolak Permohonan Status JC Sony Sonjaya, Apa Alasannya?
• 3 jam lalu
0
thumb
Kemhan RI Jajaki Kerja Sama Keamanan Siber dan Perlindungan Data dengan Finlandia
• 23 jam lalu
0
thumb
KAI apresiasi KDM atensi penuh kasus pengeroyokan penjaga perlintasan
• 12 menit lalu
0
Berhasil disimpan.