JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami curah hujan rendah pada 14-16 Juli 2026.
Prakiraan tersebut mencakup sebagian besar Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga sebagian Papua, seiring meluasnya musim kemarau di berbagai daerah.
Prakiraan itu merupakan bagian dari outlook cuaca BMKG untuk Dasarian II Juli 2026.
Secara keseluruhan, 92,64 persen wilayah Indonesia diperkirakan berada pada kategori curah hujan rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian, sementara wilayah dengan curah hujan menengah diprakirakan hanya mencapai 7,32 persen dan kategori tinggi 0,04 persen.
Baca Juga: Waspada Hujan Lebat di 3 Wilayah Senin 13 Juli, Cek Lokasi Terdampak
BMKG memprakirakan curah hujan rendah terjadi di:
- Sebagian besar Pulau Sumatera.
- Pulau Jawa.
- Bali.
- Nusa Tenggara Barat (NTB).
- Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Sebagian besar Kalimantan.
- Sebagian besar Sulawesi.
- Maluku Utara.
- Maluku.
- Sebagian wilayah Papua.
Menurut BMKG, kondisi tersebut menunjukkan potensi hujan di sebagian besar wilayah Indonesia relatif terbatas hingga pertengahan Juli.
Wilayah yang Masih Berpotensi HujanMeski kemarau terus meluas, BMKG menyebut sejumlah daerah masih berpotensi mengalami hujan pada periode 14-16 Juli 2026.
Potensi hujan intensitas sedang:
- Papua Barat Daya.
- Papua Barat.
- Papua.
Potensi angin kencang:
- Maluku.
Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- prakiraan cuaca
- musim kemarau
- 14-16 Juli 2026
- El Nino
- hujan






Komentar (0)