Jakarta, VIVA - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan pemeriksaan terhadap transaksi tiga saham yang diperdagangkan di pasar modal, yakni PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS).
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan perdagangan efek dan perlindungan investor. Langkah ini juga bertujuan menjaga aktivitas perdagangan saham agar berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.
Mengutip keterbukaan informasi BEI, pemeriksaan dilakukan setelah bursa menemukan indikasi aktivitas transaksi yang terkonsentrasi pada sejumlah kecil investor di masing-masing saham.
Ketiga saham tersebut memiliki periode pemeriksaan dan tingkat konsentrasi transaksi yang berbeda. CASA mencatatkan konsentrasi tertinggi, dengan kontribusi transaksi sekitar 98 persen yang dilakukan oleh enam investor.
Transaksi Saham CASA Didominasi Enam InvestorBEI melakukan pemeriksaan terhadap transaksi saham CASA untuk periode 26 Oktober hingga 2 November 2026.
Dalam rentang waktu tersebut, data transaksi menunjukkan adanya aktivitas yang dilakukan oleh enam investor melalui enam Anggota Bursa. Kontribusi transaksi kelompok investor tersebut mencapai sekitar 98 persen dari total transaksi saham CASA.
Persentase tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan dua saham lainnya yang turut diperiksa. Artinya, hampir seluruh aktivitas transaksi CASA pada periode tersebut terkonsentrasi pada sejumlah kecil pelaku pasar.
"Berdasarkan data transaksi pada periode 26 Oktober 2026 s.d. 2 November 2026 mengindikasikan adanya transaksi yang dilakukan oleh 6 investor melalui 6 Anggota Bursa dengan kontribusi sekitar 98% dari total transaksi," tulis manajemen BEI dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat, 6 November 2026.
BEI Periksa Transaksi Saham FUJI dan NSSSSelain CASA, BEI juga melakukan pemeriksaan terhadap transaksi saham FUJI. Periode yang diperiksa berlangsung lebih panjang, yakni mulai 2 Maret hingga 30 Oktober 2026.
Berdasarkan data bursa, transaksi saham FUJI pada periode tersebut dilakukan oleh 16 investor melalui 10 Anggota Bursa. Kontribusi transaksi dari kelompok investor tersebut mencapai sekitar 87 persen dari total transaksi.
Sementara itu, pemeriksaan saham NSSS mencakup periode 1 Desember 2025 hingga 30 Oktober 2026. Dengan demikian, saham ini memiliki rentang pemeriksaan paling panjang dibandingkan CASA dan FUJI.






Komentar (0)