Mitsubishi Fuso mencatat kenaikan penjualan yang signifikan pada September 2026. Kenaikan itu terlihat dari distribusi pabrik ke diler dan ritel yang masing-masing meningkat di atas 70 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Aji Jaya, mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang mendongkrak pertumbuhan tersebut, salah satunya dari proyek yang dilakukan pemerintah.
"Ya benar jadi sampai dengan September itu total kendaraan komersial mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun 2025. Jadi salah satunya adalah adanya beberapa proyek strategis dari pemerintah yang menggunakan kendaraan komersial," katanya saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/11).
Mitsubishi Fuso menjadi salah salah satu pabrikan yang menerima pesanan pengadaan kendaraan niaga, untuk kebutuhan operasional PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai armada pengantaran logistik program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Ada sekitar 20.600 unit kendaraan yang dipesan lewat diler PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO). Model kendaraan tersebut berupa light duty truck (LDT), yakni Canter berkonfigurasi 6 ban.
Seluruh unit tersebut diproduksi di dalam negeri dengan skema Completely Knocked Down (CKD). Adapun, proses pengiriman puluhan ribu kendaraan tersebut masih berlangsung hingga akhir 2026.
"Ditambah lagi dengan adanya beberapa proyek strategis yang terealisasi di tahun ini. Jadi secara total penjualan mengalami peningkatan. Proporsinya hampir sama antara pemerintah dan bisnis reguler," imbuh Aji singkat.
Ia mengatakan, selain memenuhi kebutuhan pasar umum, permintaan kendaraan komersial juga masih ditopang oleh sejumlah sektor bisnis, seperti logistik dan manufaktur. Aji menilai aktivitas kedua sektor tersebut masih berjalan normal hingga saat ini.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) Mitsubishi Fuso secara year-to-date (YtD) pada Januari-September 2026 tercatat sebesar 32.111 unit, naik 14.172 unit alias 79 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, penjualan dari diler ke konsumen (retail sales) dari Januari-September 2026 secara year-to-date (YtD) tercatat sebesar 31.409 unit, naik 74,5 persen atau 13.501 unit dari periode serupa di tahun 2025.






Komentar (0)