GCC Bidik Pasar Seminar hingga Resepsi, Bisnis Venue Gresik Makin Kompetitif

beritajatim.com
11 jam lalu
Cover Berita

Gresik (beritajatim.com) – Persaingan bisnis gedung pertemuan (convention center) di Kabupaten Gresik berpotensi makin bergairah. Kehadiran Gresik Convention Center (GCC) milik Yayasan Petrokimia Gresik (YPG) kini menambah pilihan tempat (venue) untuk agenda bisnis, pameran, hingga resepsi pernikahan.

GCC resmi beroperasi mulai 4 November 2026. Fasilitas ini menyasar kebutuhan korporasi, instansi pemerintah, perguruan tinggi, hingga masyarakat umum yang memerlukan tempat penyelenggaraan acara berkapasitas besar.

Ketua YPG, Yusuf Wibisono, menjelaskan bahwa pendirian GCC merupakan strategi mengoptimalisasi aset yayasan menjadi sumber usaha produktif. Langkah ini sekaligus merespons tingginya peluang pasar seiring pesatnya pertumbuhan Gresik sebagai kawasan industri utama dan pusat kegiatan ekonomi regional.

“Aset yayasan tidak cukup hanya dipelihara, melainkan harus dikembangkan agar produktif. Kami berharap GCC dapat memberikan dampak ekonomi positif, baik bagi yayasan maupun masyarakat luas,” ujar Yusuf, Kamis (5/11/2026).

Operasional GCC juga diyakini membuka multiplier effect bagi pelaku usaha lokal. Sebab, penyelenggaraan sebuah acara membutuhkan rantai pasok pendukung yang luas, mulai dari jasa katering, dekorasi, dokumentasi, hingga event organizer (EO).

Yusuf menambahkan, keterlibatan UMKM dan industri kreatif daerah menjadi salah satu pilar manfaat ekonomi yang ingin dicapai dari pengoperasian gedung tersebut.

Secara teknis, GCC berdiri di atas bangunan seluas 2.886 meter persegi dengan kapasitas daya tampung 300 hingga 1.500 orang. Gedung ini dilengkapi ruang utama, dua ruang pendamping, sistem pendingin udara terpadu, serta perangkat audiovisual modern. Selain itu, area parkir seluas 8.814 meter persegi sanggup menampung lebih dari 200 unit mobil dan 150 sepeda motor.

Pembangunan fisik gedung ini telah dimulai sejak 5 Desember 2025 oleh PT Aneka Jasa Grhadika. Sementara untuk pengelolaan operasional dipercayakan kepada PT Graha Sarana Gresik yang merupakan lini usaha di bawah naungan YPG.

Dukung Ekosistem Bisnis dan Kawasan Industri

Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menilai kehadiran GCC menjadi nilai tambah strategis bagi infrastruktur penunjang kegiatan bisnis di Kabupaten Gresik.

Menurut Daconi, sebagai daerah industri berkembang, Gresik memerlukan sarana pertemuan representatif agar berbagai kegiatan berskala besar dapat diselenggarakan secara mandiri di daerah sendiri.

“Saya optimistis GCC mampu menjawab kebutuhan pasar di Gresik dan sekitarnya, sekaligus menjadi alternatif tempat penyelenggaraan acara tanpa harus bergantung pada fasilitas di luar kota,” ungkap Daconi.

Meski demikian, Daconi menggarisbawahi bahwa keberhasilan GCC tidak hanya diukur dari kemegahan fisik bangunan semata, melainkan dari konsistensi pengelola dalam menarik event serta menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Tantangannya terletak pada kemampuan manajemen dalam menawarkan pelayanan, fasilitas, harga, serta konsep acara yang kompetitif. Di tengah menjamurnya pilihan tempat, konsumen memiliki keleluasaan penuh menentukan pilihan sesuai anggaran dan kebutuhan,” pungkasnya. [dny/but]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sidang Febrie Adriansyah, Bantahan Ferry Boboho soal Aliran Dana Jadi Tantangan Pembuktian bagi JPU
• 16 jam lalu
0
thumb
Status Angka Uranium bagi Pendatang Baru Nuklir
• 18 jam lalu
0
thumb
Hercules Sebut Dugaan Penyadapan Presiden sebagai Pengkhianatan
• 12 jam lalu
0
thumb
Pembangunan Rujab Kapolres Wajo Tuai Sorotan, Telan APBD Rp2,2 Miliar
• 21 jam lalu
0
thumb
JOKOWI BERSAKSI, BRIMOB SIAGA! Jelang jadi Saksi, Pendukung 2 Kubu Datang
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.