Susno Duadji Yakin Skandal Penyadapan Libatkan Eksternal Polri

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Mantan Kepala Bareskrim Polri, Susno Duadji, meyakini Kapolri, Suyudi Ario Seto, akan menangani skandal penyadapan terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto, dan banyak nama lain hingga tuntas. Menurutnya, Kapolri memiliki para penyidik yang bisa diandalkan untuk menangani kasus ini.

"Saya yakin di bawah pimpinan Kapolri sekarang, penyidiknya akan menyidik ini sampai tuntas," ujar Susno, dalam program Kontroversi, Kamis, 5 November 2026.

Ia menilai, skandal pelacakan saat ini masih tahap awal. Menurutnya, para pelaku pelacakan masih akan bertambah.

"Pasti pelakunya bertambah baik internal Polri, maupun di luar Polri," jelasnya.

Baca Juga :

Usut Dugaan Penyadapan Presiden, Mabes Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim
Susno juga meyakini, informasi penyadapan tidak hanya berujung pada eks Kapolri, Listyo Sigit Prabowo (LSP) yang menjadi salah satu tersangka. Menurutnya, pasti ada orang di luar Polri yang akan terlibat.

Ia menjelaskan, proses penyadapan oleh Polri harus melalui mekanisme yang jelas. Menurutnya, yang dilakukan LSP bukan dalam rangka kedinasan, tapi kepentingan pribadi.

"Ini kan karena yang disadap ini bukan untuk kepentingan dinas, bukan untuk penegakan hukum. Maka dilakukanlah penyadapan yang di luar ketentuan hukum, maka dia terjerat hukum," ucapnya.


Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Kurnia Ramadhana dalam program Kontroversi. Dok. Metro TV


Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Kurnia Ramadhana, menyebut, Presiden Prabowo, marah besar dan kecewa usai menjadi objek penyadapan. Ia menjamin pemerintah membuka ruang selebar-lebarnya kepada aparat penegak hukum untuk bekerja melakukan penyidikan.

"Pelaku kejahatan itu memiliki tiga klasifikasi yaitu yang melakukan kejahatan, orang yang membantu, dan yang menyuruh. Segala klasifikasi pelaku kejahatan ini yang sedang didalami," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Airlangga soal Ekonomi RI Tumbuh 5,47%: Fundamental Kuat, Arahan Presiden Tepat
• 13 jam lalu
0
thumb
Dari Listyo Sigit hingga Slamet Uliandi, Ini Fakta Peran 4 Jenderal Kasus Penyadapan
• 33 menit lalu
0
thumb
Kementerian PKP Bangun 2.212 Rumah Tahan Gempa untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Target Rampung Desember 2026
• 16 jam lalu
0
thumb
Kejagung Geledah Hotel di Nunukan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Tambang PT CCM
• 18 jam lalu
0
thumb
Sikapi Moratorium Smelter Nikel, BKPM Dorong Pembentukan Ekosistem Hilirisasi Produk Akhir
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.