Datang ke Pangkalan Bun, Menhut Pantau Penanganan Insiden Helikopter Karhutla

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni tiba di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (5/11) untuk melihat penanganan insiden helikopter jatuh ketika menanggulangi karhutla.

Diketahui, tiga kru Helikopter Mi-17V5 gugur saat menjalankan misi pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalteng.

BACA JUGA: Menhut Pasang Plang di Kawasan Bekas Karhutla Demi Cegah Aktivitas Ilegal

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya saudara kita yang menjalankan tugas dalam misi pemadaman karhutla," kata dia melalui keterangan persnya, Kamis (5/11).

Tiga kru yang gugur yakni Letkol CPN (Anum) Dudi Firmansyah, Kapten CPN (Anum) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anum) Heri Prasetyo.

BACA JUGA: Takziah ke Keluarga Korban Karhutla Bromo, Menhut Janji Biayai Pendidikan Ahli Waris

TNI telah memberangkatkan jenazah Letkol (Anum) Dudi dan Kapten (Anum) Hafiz yang masing-masing menuju Bandung serta Semarang untuk diserahkan ke keluarga.

Sementara itu, tim gabungan terus mencari keberadaan jenazah Sertu (Anum) Hery setelah insiden helikopter jatuh.

BACA JUGA: Temukan Dugaan Pelanggaran Kehutanan di Kalteng, Menhut Segel Kayu & Sita Alat Berat

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, dan Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan terus memimpin penanganan insiden helikopter jatuh. 

Raja Juli mengatakan kru yang selamat dari peristiwa helikopter jatuh telah dibawa ke Banjarmasin untuk penanganan medis lanjutan. 

Adapun, lima kru selamat ialah Kapten Korps Penerbangan Febri, Kapten Korps Penerbangan Sugand, Letnan Dua Korps Penerbangan Fercis, Prajurit Satu Gilang, dan Sersan Kepala Kadiya.

“Saat ini 5 kru yang selamat, sudah dibawa dari Kuala Pembuang ke Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan yang terbaik. Pemerintah memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang terbaik,” ujar Raja Juli.

Dia mengatakan saat ini penting bagi pemerintah untuk memastikan kru yang selamat ditangani maksimal.

“Saat ini yang terpenting adalah memastikan korban yang selamat mendapat perawatan terbaik dan pencarian terhadap saudara kita yang masih hilang terus dilakukan," ujarnya.

Insiden helikopter jatuh terjadi ketika transportasi udara bernomor Mi-17V5 itu lepas landas dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang.

Rencananya, helikopter menjalankan misi pemadaman karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting.

Namun, helikopter dinyatakan jatuh dan diduga terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat Mi-17V5 hendak mengambil air mendukung operasi karhutla di Kalteng. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo, Fadli Zon, Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Bertemu, Lihat! Ini yang Dibahas


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Pimpin ACWO 2027–2029, Yenny Wahid Terima Mandat Jadi Presiden Federasi Perempuan se-Asia Tenggara
• 8 jam lalu
0
thumb
Pertamina Patra Niaga Dorong Kemandirian Santri Melalui Budidaya Melon di Sragen
• 7 jam lalu
0
thumb
Jokowi Ungkap 34 Juta Orang Percaya Ijazahnya Palsu: Reputasi Saya Tercemar
• 13 jam lalu
0
thumb
Perambahan Hutan TNBBS Capai 40 Ribu Hektare, BBTNBBS Tindak Tegas Pelaku dan Tetapkan 4 Tersangka
• 21 jam lalu
0
thumb
Jadwal Pemadaman Listrik di Gowa Kamis 5 November 2026, Siang hingga Dini Hari: Cek Wilayah Terdampak
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.