Pertamina Patra Niaga Dorong Kemandirian Santri Melalui Budidaya Melon di Sragen

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

SRAGEN -- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus berkomitmen mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya melalui pengembangan budidaya melon di Arco Integrated Farming, Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang berhasil melaksanakan panen perdana pada Selasa (3/11/2026).

Program TJSL yang dijalankan melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo ini menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pengembangan usaha produktif yang dapat menunjang kemandirian Pondok Pesantren At-Taqwa.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, M. Subhan Amrullah, menjelaskan bahwa Arco Integrated Farming merupakan kawasan pertanian, peternakan, dan perikanan terpadu yang dikelola oleh Pondok Pesantren At-Taqwa di atas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi. Kawasan ini dikembangkan sebagai sarana pembelajaran sekaligus sumber pendapatan produktif untuk membantu memenuhi kebutuhan operasional pesantren, termasuk mendukung para santri dari kalangan yatim piatu dan duafa.

"Melalui program ini, kami ingin mendorong kemandirian ekonomi pesantren dengan menghadirkan kegiatan produktif yang tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para santri. Salah satu bentuk dukungan kami pada tahun ini adalah pembangunan greenhouse berukuran 10 x 25 meter untuk pengembangan budidaya melon di Arco Integrated Farming," ujar Subhan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Subhan menambahkan, sebanyak 630 tanaman melon dari varietas Lavender, Sweet Hami, dan Sweet Net 9 telah dibudidayakan di dalam greenhouse tersebut. Dengan masa tanam hingga panen sekitar 70 hari dan tingkat kematian tanaman sekitar lima persen, budidaya ini menunjukkan potensi hasil yang menjanjikan.

"Keberhasilan panen perdana ini menjadi langkah awal yang positif bagi pengembangan usaha produktif pesantren. Kami berharap budidaya melon ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu sumber pendapatan berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan operasional pesantren serta meningkatkan kemandirian para santri," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pondok Pesantren At-Taqwa, Ali Rahmanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina Patra Niaga dalam pengembangan Arco Integrated Farming. Menurutnya, kehadiran greenhouse melon tidak hanya membuka peluang tambahan pendapatan bagi pesantren, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para santri untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas dukungan yang diberikan. Kehadiran greenhouse melon ini menjadi tambahan kegiatan produktif di Arco Integrated Farming sekaligus menjadi sarana bagi para santri untuk belajar dan mengembangkan kemandirian. Harapannya, apa yang kami kembangkan di sini tidak hanya dapat membantu kebutuhan operasional pesantren, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar" ujar Ali.

Ali menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan terpadu di Arco Integrated Farming menjadi motivasi bagi pengurus pesantren untuk terus mengembangkan kawasan tersebut.

"Ke depan, kami berharap Arco Integrated Farming dapat berkembang menjadi tempat wisata edukasi, sehingga masyarakat juga bisa datang, belajar, dan melihat langsung bagaimana kegiatan pertanian, peternakan, serta perikanan dijalankan secara terintegrasi," tuturnya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BRI Finance dan DLH Jakarta dorong pengelolaan sampah berbasis warga
• 10 jam lalu
0
thumb
Beda dari Inara Rusli, Wardatina Mawa Ungkap Alasan Tak Lepas Cadar Usai Bercerai, Ngaku Tetap Bisa Cari Nafkah
• 8 jam lalu
0
thumb
Khatib Academy Perkuat Profesionalitas dan Kompetensi Dai di Jakarta
• 11 jam lalu
0
thumb
Derby Romero dan Anya Geraldine Sepakati Batasan saat Jalani Adegan Intim di Film
• 15 jam lalu
0
thumb
Airlangga soal Ekonomi RI Tumbuh 5,47%: Fundamental Kuat, Arahan Presiden Tepat
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.