JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak sekitar 20 perempuan warga negara Israel yang sedang berwisata di Indonesia dilaporkan terlibat perselisihan dengan sejumlah pemilik toko di Pulau Gili Meno, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rombongan wisatawan tersebut dituding mengambil sejumlah barang dagangan tanpa membayar. Persoalan itu akhirnya diselesaikan melalui pembayaran sebesar 3.000 dolar AS atau setara sekitar Rp50 juta.
Mengutip laporan Ynet News, insiden tersebut terjadi pada Jumat saat rombongan mengikuti perjalanan wisata terorganisasi selama dua pekan di Indonesia. Ketika berada di Gili Meno, mereka mengunjungi beberapa toko dengan didampingi seorang pemandu lokal.
Beberapa jam setelah kunjungan tersebut, seorang pemilik toko berkewarganegaraan Jerman menuduh para wisatawan mengambil sejumlah barang.
Barang yang disebut hilang antara lain cincin, parfum, dan pakaian renang. Tuduhan serupa kemudian disampaikan oleh pemilik toko lainnya.
BACA JUGA:Badai dalam Tungku, Kisah Perjuangan Sampan Bujana Sentra Melestarikan Seni dan Kuliner Nusantara
Namun, menurut keterangan para wisatawan kepada Ynet News, pada awalnya para pemilik toko tidak menunjuk satu orang tertentu sebagai pelaku. Sebaliknya, seluruh anggota rombongan yang berasal dari Israel ikut dicurigai melakukan pencurian.
Perselisihan semakin menjadi perhatian setelah sejumlah pemilik toko mengunggah gambar dari kamera pengawas atau CCTV ke sebuah grup Facebook lokal. Mereka meminta bantuan warga untuk mengenali para wisatawan yang dicurigai.
Situasi kemudian meningkat ketika aparat setempat bersama sejumlah pemilik toko mendatangi penginapan rombongan.
Mereka melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan para wisatawan untuk mencari barang yang dilaporkan hilang.
Para wisatawan meminta agar pemeriksaan difokuskan kepada perempuan yang diduga terekam kamera pengawas. Akan tetapi, menurut laporan tersebut, aparat menilai kemungkinan keterlibatan orang lain masih perlu dipertimbangkan.
Rombongan mengaku merasa dipermalukan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Mereka juga menyebut pemeriksaan tas dan barang bawaan tidak menemukan barang-barang yang dituduhkan telah dicuri. Satu-satunya benda yang disebut ditemukan adalah kotak lipstik kosong.
BACA JUGA:KPK Periksa Bupati Bogor Rudy Susmanto! Uang Rp1,5 Miliar dan Dugaan Korupsi Bappenda Jadi Sorotan
Di tengah situasi yang semakin memanas, salah seorang pemilik toko menawarkan penyelesaian dengan pembayaran antara 2.000 hingga 6.000 dolar AS.
- 1
- 2
- 3
- »






Komentar (0)