DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Seorang montir di Tangerang yang mengaku tidak pernah memiliki mobil McLaren justru tercatat sebagai pemilik kendaraan mewah tersebut. Akibatnya, ia dibebani tunggakan pajak sebesar Rp 137,4 juta selama dua tahun.

Kasus dugaan pencatutan identitas ini mendapat sorotan Komisi III DPR. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Korlantas Polri mengusut pihak yang mencatut identitas montir tersebut.

Advertisement

BACA JUGA: Mekanik Kaget Ditagih Pajak Rp137 Juta, Samsat Curigai Leasing dan Showroom

Sahroni menduga pencatutan dilakukan untuk menghindari pajak progresif kendaraan. Ia meminta pihak yang terbukti memalsukan kepemilikan kendaraan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Korlantas Polri harus usut siapa pihak yang mencatut nama montir tersebut. Karena ini pasti kelakuan pihak-pihak yang enggan membayar pajak progresif kendaraan, sehingga memalsukan kepemilikan mobil mewahnya,” kata Sahroni saat dihubungi, Selasa (27/10/2026).

Menurut Sahroni, praktik tersebut merupakan bentuk pengelabuan terhadap negara yang harus diberantas. Ia pun menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab harus dikenai sanksi.

“Praktik seperti ini harus diberantas dan pemilik aslinya diberi sanksi sesuai aturan. Karena ini sama saja mengelabui negara,” tegasnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemda Bisa Lampaui Batas Defisit APBD 2027, Ini Syarat dari Kemenkeu
• 5 jam lalu
0
thumb
OJK Ungkap Kendala Pengembalian Dana Korban Scam
• 8 jam lalu
0
thumb
Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat PLP di Ambulu
• 14 jam lalu
0
thumb
Hampir 9 Bulan Menunggu, MKD DPR Diminta Beri Kepastian soal Aduan Dugaan KDRT
• 4 jam lalu
0
thumb
Banyuwangi Punya Layanan Homecare, Wamenkes Sebut Layak Jadi Contoh
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.