Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan Kripto Seret Timothy Ronald, Ternyata Ini Alasannya

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya resmi menghentikan penyidikan kasus dugaan penipuan trading kripto yang menyeret influencer Timothy Ronald.

Diketahui bahwa terdapat dua laporan polisi yang berkaitan dengan perkara ini. Laporan pertama teregister dengan LP/B/227/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 9 Januari 2026. Pelapor berinisial Y dan laporan ditangani Subdit I Ditressiber Polda Metro Jaya.

Sementara itu laporan kedua teregister dengan nomor LP/B/483/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 19 Januari 2026 dengan inisial pelapor RR yang ditangani Subdit IV.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, terhadap laporan pertama telah dilakukan gelar perkara dan tidak ditemukan adanya peristiwa pidana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Sumber :
  • Antara

“Terhadap laporan yang ditangani Subdit I, penyelidikan telah dihentikan pada 14 September 2026 berdasarkan hasil gelar perkara yang menyimpulkan bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana dalam perkara yang dilaporkan,” ucap Budi, kepada wartawan, Senin (26/10/2026).

Kemudian, Budi menjelaskan, terhadap lapodan kedua juga telah dilakukan gelar perkara pada 15 September 2026, dan belum ditemukan bukti yang cukup untuk menghubungkan perbuatan pihak yang dilaporkan dengan tindak pidana yang dipersangkakan. 

“Dalam penanganan laporan Subdit IV, penyelidik telah melakukan klarifikasi terhadap pelapor, para saksi, pihak yang dilaporkan, serta meminta keterangan dari ahli dan instansi terkait. Berdasarkan hasil gelar disepakati penghentian penyelidikan,” ungkap Budi.

Selanjutnya, pihak kepolisian telah menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan pada 28 September 2026.

“Adapun terhadap laporan yang ditangani Subdit IV, direncanakan pelaksanaan gelar perkara khusus atas permohonan kuasa hukum pelapor. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan sesuai hasil proses tersebut,” terang Budi.

Kemudian Budi juga mengimbau kepada para pelapor atau korban agar dapat menyampaikan ke penyidik jika memiliki bukti baru. Hal ini guna dilakukan analisa lebih lanjut.

Sosok Timothy Ronald

Perjalanan Timothy dimulai di usia 14 tahun, saat sebagian besar anak seusianya masih mencari jati diri, ia justru mengambil langkah yang sangat berani.

Tanpa modal besar dan koneksi, ia memulai langkah pertamanya dengan menjual pomade dan sedotan stainless steel.

Sedikit demi sedikit, ia mengumpulkan modal pertamanya dan mulai berinvestasi di pasar modal. Ia sibuk belajar berinvestasi di pasar modal.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemilu Brasil Memanas, Lula Bersaing Ketat dengan Flavio Bolsonaro di Putaran Kedua
• 22 jam lalu
0
thumb
Terungkap! Motif 2 Pelaku Bunuh Driver Taksi Online di Asahan, Terdesak Bayar Utang
• 6 jam lalu
0
thumb
Kata Kementerian Haji dan Umrah soal Situasi di Arab Saudi
• 2 menit lalu
0
thumb
SEC Perketat Pengawasan AI, Wall Street Dibayangi Volatilitas
• 8 jam lalu
0
thumb
Warga Kulon Progo Sukses Olah Singkong Jadi Beras Analog
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.