Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Semarang, tvOnenews.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII diwarnai duka. Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), atlet selam asal Jepara, meninggal dunia setelah mengalami insiden saat berlomba di nomor selam laut sejauh 3 kilometer di Pantai Awann Costa, Minggu (25/10/2026). 

Syabilla mengikuti nomor selam laut dengan jarak tempuh 3 kilometer yang dimulai sekitar pukul 09.00. Sekitar 20 menit kemudian, tepatnya pukul 09.20, ia dilaporkan mengalami insiden di perairan yang menjadi arena perlombaan.

Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menjelaskan, Syabilla sempat melambaikan tangan ketika berada sekitar 200 meter dari garis finis.

Tim penyelamat atau rescue yang mendekatinya menawarkan bantuan untuk menghentikan perlombaan. Namun, saat itu Syabilla masih memilih melanjutkan lomba.

Ia kembali melambaikan tangan ketika tim penyelamat mendekatinya. Menurut Sujarwanto, atlet tersebut kembali menolak tawaran untuk mengakhiri perlombaan lebih awal.

“Menjelang garis akhir, Syabilla diduga mencapai batas kemampuannya sehingga tenggelam. Lalu dijemput oleh tim rescue untuk dibawa ke darat dan diberikan pertolongan pertama,” kata Sujarwanto. 

Syabila kemudian dibawa ke Rumah Sakit Keluarga Sehat. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan Sujarwanto, Syabilla mengalami gagal napas dan akhirnya meninggal dunia.

Kepergian Syabilla menjadi kehilangan besar bagi kontingen Jepara. Sebelum turun di nomor selam laut, ia telah menorehkan prestasi dengan meraih dua medali emas dari nomor selam kolam pada Porprov kali ini.

“Syabilla memang atlet yang berprestasi. Sebelumnya dia bertanding dalam nomor selam kolam dan berhasil menyabet dua medali emas. Pagi tadi mengikuti nomor selam laut dan sempat memimpin,” ujarnya.

KONI Jawa Tengah menyatakan telah melakukan evaluasi menyusul insiden tersebut. Selain Syabilla, dua atlet lain juga dilaporkan mengalami masalah saat mengikuti perlombaan.

Sujarwanto mengatakan, ke depan tim penyelamat diminta segera mengambil tindakan ketika atlet menunjukkan tanda menyerah. Langkah itu diperlukan agar penanganan tidak terlambat dan keselamatan atlet menjadi prioritas utama.

“Ke depan, tim rescue sudah kami minta apabila ada atlet yang menyatakan menyerah pada kesempatan pertama, langsung diambil tindakan. Keselamatan nomor satu,” katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PKS Sebut Polemik Ijazah Gibran Perlu Diproses di DPR, Bestari Barus: Kenapa Mesti Pakai Putusan MK
• 1 jam lalu
0
thumb
Moms, Perhatikan Takaran Saji saat Memilih Minuman Kemasan untuk Anak
• 18 jam lalu
0
thumb
Dino Patti Djalal Sebut Ada Modus ‘Tim Siluman’ di Balik Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
• 3 jam lalu
0
thumb
Garuda Institute Dukung Pembenahan BUMN, Efisiensi Harus Berpihak Kepentingan Publik
• 17 jam lalu
0
thumb
Program Keberlanjutan Perusahaan Dorong Pemanfaatan Sampah Plastik
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.