Moms, saat memilih minuman kemasan untuk si kecil, jangan hanya melihat angka kalori dan gula pada labelnya. Perhatikan juga takaran saji dan jumlah sajian dalam satu kemasan agar anak tidak mengonsumsi gula dan kalori secara berlebihan.
Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, SpGK(K), mengingatkan bahwa membaca informasi nilai gizi pada kemasan merupakan hal penting yang kerap terlewat, bahkan oleh orang dewasa. Padahal, kebiasaan ini juga perlu diterapkan ketika memilih makanan dan minuman untuk anak.
Jangan Hanya Melihat Angka Kalori pada KemasanMenurut dr. Diana, satu kemasan minuman belum tentu hanya terdiri dari satu takaran saji. Jika anak menghabiskan seluruh isi botol, jumlah kalori yang dikonsumsi bisa jauh lebih besar daripada angka yang tertera pada label.
“Ukuran porsinya itu adalah takaran saji. Ini terlewat,” ujar dr. Diana dalam acara World Food Day 2026, Danone Indonesia dan UPH di Tangerang, Kamis (15/10).
Ia mencontohkan minuman dalam botol berukuran satu liter atau 1.000 mililiter yang memiliki takaran saji 250 mililiter. Artinya, satu botol tersebut terdiri dari empat takaran saji.
Jika label mencantumkan 250 kalori per takaran saji, total kalorinya mencapai 1.000 kalori apabila seluruh isi botol diminum. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami bahwa angka pada label gizi bisa saja hanya menunjukkan kandungan untuk sebagian isi kemasan, bukan keseluruhannya.
Perhatikan Juga Kandungan Gula dalam Minuman AnakSelain kalori, kandungan gula juga perlu menjadi perhatian orang tua. Diana menjelaskan, jika satu takaran saji mengandung 30 gram gula, minuman berukuran satu liter dengan empat takaran saji dapat mengandung total 120 gram gula.
“Gulanya per sajinya 30 gram. Kalau dia ada satu liter berarti ada 120 gram,” jelas dr. Diana.
Konsumsi gula berlebihan perlu diwaspadai pada anak karena dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti gigi berlubang dan kelebihan berat badan. Apalagi, minuman manis bisa menjadi sumber gula tambahan yang tidak selalu disadari orang tua.
Sehingga, orang tua perlu membiasakan diri memeriksa informasi nilai gizi sebelum memberikan minuman kemasan kepada anak. Jangan lupa melihat jumlah takaran saji dalam satu kemasan dan menghitung total kandungan gula berdasarkan jumlah yang diminum si kecil.
Orang tua juga bisa membiasakan anak memilih air putih sebagai minuman sehari-hari. Dengan begitu, anak dapat belajar membangun kebiasaan konsumsi yang lebih sehat sejak dini, Moms.






Komentar (0)