Pernyataan Berkelas Veda Ega Pratama Usai Cetak Sejarah Raih Pole Position di Moto3.

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Setelah cetak sejarah tercepat dalam kualifikasi Moto3 GP Australia di  Sirkuit Phillip Island, Sabtu., Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menyebut pekerjaannya masih belum selesai. "Tidak semua lintasan kering, beberapa bagian lintasan tadi juga ada yang basah. Kita akan melihat apa yang akan terjadi ke depannya tapi saya sangat bersiap untuk itu," kata Veda Ega dalam laman Honda Team Asia, Minggu.

Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position di Moto3.

Baca Juga :
Bukti bukti Veda Ega di Mandalika
MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor Penonton, Erick Thohir Singgung Perpanjangan Kontrak

Posisi ini jadi modal yang sangat berharga bagi pembalap asal Yogyakarta itu untuk kemenangan  perdananya musim ini.

"Saya sangat senang memperoleh pole position hari ini, pole position pertama. Ketika saya melewati garis finis di akhir sesi dan saya melihat posisi saya di layar pengumuman, saya sangat senang,"  kata Veda.

Bersama Astra Honda Racing Team, Veda Ega salah satu pembalap muda Indonesia yang paling cemerlang. Sejak usia dini, Veda ditempa dasar-dasar balapnya, hingga tampil dominan di ajang Honda Dream Cup, MotoPrix, dan OnePrix.

Perlahan karirnya merambah Asia. Ia juara Umum Asia Talent Cup 2023 dengan catatan 9 kemenangan. Veda Ega lalu dipromosikan ke Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026 bersama Honda Team Asia dan mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Grand Prix di GP Brasil. 

Pada 24 Oktober lalu sejarah baru Kembali ditorehkan Veda Ega sebagai pembalap pertama Indonesia yang meraih pole position di Moto3.

Baca Juga :
Lewat Program Apresiasi, BNI Boyong Nasabah Terpilih Nonton MotoGP 2026 dari Bukit 360 Mandalika
Atraktifnya Jenama Helm lokal Manfaatkan Ajang MotoGP
Veda Ega Pratama Crash di Q2, Pembalap Indonesia Start dari Posisi Buncit Moto3 GP Jepang

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ternyata Teknologi Layar Lipat iPhone Duo Berasal dari Samsung, ini Alasan di Baliknya
• 12 jam lalu
0
thumb
Pedagang Taman Puring Kaget Wacana Relokasi ke LA, Harap Tetap Revitalisasi
• 17 jam lalu
0
thumb
Negara Paling Banyak Utang ke China, Ada Indonesia?
• 20 jam lalu
0
thumb
Mengenal Djuanda Kartawidjaja, Pahlawan Pemersatu Laut Nusantara di Uang Rp50.000
• 1 jam lalu
0
thumb
Judol Boxkia Beroperasi sejak 2024 di Jakbar, Raup Omzet Rp2 Miliar per Bulan
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.