MEDAN, KOMPAS.TV – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengadu kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bahwa selama lima tahun terakhir wilayahnya selalu menjadi daerah nomor satu peredaran narkoba.
Bobby menyampaikan hal itu saat sama-sama menghadiri konferensi pers pengungkapan 1,16 ton narkoba jenis Ketamin di Medan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026).
Mulanya, menantu mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu mengapresiasi pengungkapan 1,16 ton narkoba di wilayahnya.
“Kami sekali lagi terima kasih kehadiran Bapak Kapolri ke sini dan mengapresiasi atas penangkapan 1 ton lebih narkoba yang akan masuk ke Indonesia, khususnya ke Sumatera Utara,” kata Bobby.
Menurut Bobby, hal itu merupakan satu tindakan yang sangat perlu diapresiasi karena hal ini juga bisa menyelamatkan banyak nyawa, pemuda, untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Kapolri Sebut Perusahaan Kapal Pengangkut 1,16 Ton Narkoba Berada di Johor Malaysia
Namun, kata Bobby, wilayah Sumatera Utara memiliki tantangan yang lebih besar untuk mencapai Indonesia Emas 2045 iu.
“Hari ini Sumatera Utara punya tantangan yang lebih jauh, lebih besar dibandingkan daerah lain,” kata dia.
“Karena sepengetahuan kami, Sumatera Utara sudah lebih dari 5 tahun berturut-turut menjadi daerah prestasi nomor satu penggunaan narkoba terbesar di tingkat nasional. Dari 38 provinsi, Sumatera Utara berhasil peringkat satu, tapi dalam penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.
Ia berharap dengan kehadiran Kapolri pada pengungkapan penyelundupan narkoba tersebut, masalah narkoba di Indonesia, khususnya Sumatera Utara dapat dihilangkan.
Ungkap KegeramanLebih lanjut, Bobby menyampaikan, saking geramnya terhadap penyalahgunaan narkoba, dirinya pernah meminta kepada Polri untuk menindak tegas pelaku narkoba dan kejahatan jalanan.
Saat ini, lanjut Bobby, dirinya tidak meminta hal yang sama lagi karena yakin dengan kehadiran Kapolri di Sumatera Utara, aparat penegak hukum akan melakukan tindakan tegas kepada pelaku peredaran narkoba.
“Cuman kami yakin dengan Pak Kapolri hadir di sini, tindakan tegas dari kepolisian untuk di wilayah Sumatera Utara, kami yakini enggak perlu kami nyatakan lagi,” kata dia.
“Tidak perlu kami mintakan lagi, dengan ada barang bukti besar di sini, kami yakini ke depannya kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Utara, bersama seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah daerah akan betul-betul siap membongkar narkoba yang ada di Sumatera Utara.”
Baca Juga: Kapolri Sebut Pengungkapan 1,16 Ton Narkoba di Medan Selamatkan Kerugian Rehabilitasi Rp116 Triliun
Ia berharap ke depan Sumatera Utara tidak lagi menjadi peringkat pertama dalam penyalahgunaan narkoba.
“Ya minimal-minimal bisa keluar dari lima besar penyalahgunaan yang ada di Indonesia,” ucapnya.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bobby nasution
- gubernur sumatera utara
- kapolri
- kepala kepolisian ri
- suyudi ario seto






Komentar (0)