Surabaya (beritajatim.com) – Gol bunuh diri bek Persebaya Surabaya, Yuran Fernandes memastikan kemenangan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0. Laga pekan keenam Super League 2026/2027 ini berlangsung di Stadion B. J. Habibie, Parepare pada Kamis (22/10/2026) sore.
Kedua tim menampilkan permainan kompetitif sejak awal laga. Persebaya berusaha mengambil kendali permainan dan langsung mengancam pertahanan PSM ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Jefferson Silva mendapat kesempatan melepaskan tembakan keras, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Tim berjuluk Bajul Ijo itu kembali mencoba membongkar pertahanan tuan rumah melalui skema serangan cepat. Pada menit ke-12, Diogo Ramalho mengirimkan umpan terobosan untuk membuka ruang bagi rekan setimnya. Namun, operan tersebut terlalu deras sehingga tidak dapat dimanfaatkan menjadi peluang berbahaya.
Setelah sempat berada di bawah tekanan Persebaya, PSM Makassar mulai meningkatkan intensitas serangan. Tim tuan rumah berupaya memanfaatkan celah di lini pertahanan tim tamu, memaksa para pemain Persebaya bekerja keras untuk menjaga keseimbangan permainan.
Reza Arya menjadi sosok krusial di bawah mistar gawang Persebaya. Kiper tersebut berhasil menggagalkan ancaman PSM pada menit ke-17. Empat menit berselang, ia kembali memperlihatkan refleks apik ketika menghalau peluang jarak dekat pemain tuan rumah.
Serangan PSM terus berlanjut pada pertengahan babak pertama. Pada menit ke-25, Yuran Fernandes harus berjuang keras untuk memutus upaya serangan lawan. Dua menit kemudian, Jefferson ikut membantu pertahanan dengan meredam ancaman yang datang dari sisi kiri permainan PSM.
Memasuki menit ke-34, Reza Arya kembali menunjukkan ketenangannya saat menghadapi tendangan jarak jauh pemain PSM. Ia mampu membaca arah bola dan mengamankan gawang Persebaya dari kebobolan.
Solidnya penampilan penjaga gawang tersebut menjadi modal penting bagi Persebaya untuk mempertahankan kedudukan di tengah tekanan tuan rumah. Di sisi lain, PSM terus mencari cara untuk memecah kebuntuan, tetapi penyelesaian akhir dan rapatnya pertahanan lawan membuat peluang yang tercipta belum menghasilkan gol.
Pada sisa waktu babak pertama, kedua kesebelasan masih berupaya menemukan celah untuk mencetak gol pembuka. Namun, hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama setelah tambahan waktu satu menit, skor tetap tidak berubah.
Memasuki babak kedua, kedua tim kembali berusaha mencari celah untuk memecah kebuntuan. Persebaya mengancam melalui tendangan Toni Firmansyah yang masih mampu diamankan Muhammad Ardiansyah. PSM kemudian membalas lewat sepakan Rizky Eka, tetapi bola melenceng di sisi kanan gawang.
Pertandingan akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-73. Berawal dari umpan silang Lars Veldwijk, Yuran Fernandes berusaha menghalau bola. Namun, upaya bek Persebaya tersebut justru membuat bola masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membawa PSM unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Gledson Paixao, Alex Martins, dan Francisco Rivera berusaha membangun serangan demi menyelamatkan peluang Bajul Ijo membawa pulang poin dari Parepare.
PSM tidak tinggal diam dan sempat memberikan ancaman melalui aksi individu Rizky Eka pada penghujung pertandingan. Tuan rumah berusaha mempertahankan keunggulan di tengah tekanan Persebaya yang semakin intens.
Drama terjadi pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2. Wasit Yudi Nur Cahya menunjuk titik putih setelah Agung Mannan melakukan pelanggaran terhadap Risto Mitrevski. Insiden tersebut juga membuat Agung Mannan menerima kartu merah.
Persebaya mendapatkan kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Alex Martins. Namun, tendangannya berhasil ditepis Muhammad Ardiansyah.
Drama belum berakhir. Wasit memutuskan eksekusi penalti harus diulang karena posisi Ardiansyah dinilai tidak berada di garis gawang sebelum bola ditendang. Persebaya kembali memperoleh kesempatan untuk menyelamatkan pertandingan.
Akan tetapi, hasilnya tetap sama. Pada eksekusi kedua, Alex Martins kembali gagal mencetak gol setelah tendangannya berhasil digagalkan Ardiansyah. Dua penyelamatan beruntun tersebut menjadi momen krusial yang menjaga keunggulan PSM. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan PSM Makassar. (faw/kun)





Komentar (0)