8 Area BIS Rusak Usai Ricuh Persita vs Persija, Biaya Perbaikan Rp 100 Juta

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyampaikan kerugian akibat kerusakan Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, imbas kericuhan suporter pada laga Persita Tangerang melawan Persija Jakarta. Terdapat delapan titik kerusakan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

"Kita sudah pendataan. Perkiraan kerusakan sekitar Rp 100 juta," ujar Kepala Dinas PUPR Arlan Marzan, Kamis (22/10/2026).

Arlan menyebut terdapat delapan titik kerusakan akibat kericuhan yang terjadi pada Sabtu (17/10) malam itu. Kerusakan meliputi kaca tribun VVIP, pintu Gate 5, railing ticketing Gate 10, kursi tribun, dan beberapa bagian lainnya.

Baca juga: 11 Orang Terluka Imbas Kericuhan Suporter Persita vs Persija di BIS

Arlan mengatakan kerusakan tersebut akan diganti dan diperbaiki oleh panitia pelaksana (panpel) laga tersebut. Ia menyebut sudah ada surat kesepakatan antara Dinas PUPR sebagai pemilik BIS dan panpel.

"Langsung Panpel tanggung jawab melakukan penggantian," ujarnya.

Sebelumnya, kericuhan suporter saat laga Persita Tangerang vs Persija Jakarta di BIS menyebabkan sejumlah orang terluka. Polisi melaporkan 11 orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

"Tercatat 11 orang mengalami luka-luka akibat saling lempar dan terkilir akibat saat saling kejar. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di tiga fasilitas kesehatan, yakni RS Bhayangkara, RS Banten, dan RS Arafiq," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea dalam keterangannya, Minggu (18/10).

Baca juga: Deputy Minister Stella: Indonesia's Free College Budget Estimated at IDR 93.7T

Maruli mengatakan kericuhan terjadi akibat suporter saling melempar ejekan. Peristiwa itu berlangsung pada Sabtu (17/10), saat pertandingan baru berjalan 25 menit.

"Pada menit ke-25 pertandingan babak pertama, terjadi saling ejek antara suporter Persija Jakarta dan Persita Tangerang di Gate 14. Situasi tersebut diduga dipicu oleh saling ejek dan provokasi saat masing-masing kelompok suporter menyampaikan yel-yel dukungan," ujarnya.




(aik/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Karhutla Gunung Ciremai Belum Padam, Petugas Masih Berjibaku
• 4 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut Ada Negara Mengolok-olok Karhutla: Kita Cool, Bertanggung Jawab!
• 1 jam lalu
0
thumb
Sidang Kabinet di Istana, Gus Ipul Laporkan 2 Tahun Capaian Kemensos
• 10 jam lalu
0
thumb
Mengenang Resolusi Jihad di Gedung Bersejarah NU Surabaya
• 4 jam lalu
0
thumb
Anti Miskin! 18 Perusahaan Batu Bara RI Ini Untung Besar-besaran
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.