Anak Usaha Chandra Asri Ekspansi ke Bisnis Tangki Bitumen 12.000 KL

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) yang merupakan bagian dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melakukan ekspansi bisnis ke segmen penyimpanan bitumen melalui PT Redeco Petrolin Utama (RPU).

RPU bergerak di bidang kepelabuhanan dan penyimpanan. Ekspansi ini ditandai dengan peresmian fasilitas tiga tangki bitumen dengan total kapasitas 12.000 kiloliter (KL) di Merak, Banten.

Fasilitas tersebut terdiri dari tiga tangki dengan kapasitas masing-masing 3.000 KL, 4.000 KL, dan 5.000 KL. Kehadiran fasilitas baru ini menambah portofolio layanan RPU untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan material konstruksi.

“Redeco ini mengembangkan dan membuka usaha tangki yang di bidang yang lain, yaitu bitumen,” kata President Director PT Redeco Petrolin Utama Lingga Widastri usai peresmian tangki bitumen RPU di Merak, Banten, Jumat (23/10).

Lingga mengatakan, pengembangan bisnis bitumen menjadi langkah RPU untuk mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki sekaligus memperluas layanan kepada pelanggan. Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat turut mendukung kebutuhan infrastruktur, khususnya pembangunan dan pemeliharaan jalan di Indonesia.

“Ke depannya kita harapkan Redeco mempunyai suatu andil dalam infrastruktur, terutama infrastruktur konstruksi jalan bagi Indonesia,” ujarnya.

Manajemen CDI menilai keandalan rantai pasok material menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung aktivitas industri dan pembangunan infrastruktur. Melalui fasilitas baru ini, RPU memperkuat kapasitas penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus mendukung kelancaran pasokan material konstruksi.

Dengan beroperasinya tiga tangki baru tersebut, RPU kini mengelola total 75 tangki penyimpanan dengan kapasitas gabungan sekitar 142.000 m³. Fasilitas tersebut digunakan untuk penyimpanan berbagai jenis produk, termasuk petrokimia, minyak bumi, pelumas, dan bitumen.

Lingga menjelaskan, fasilitas tangki bitumen pada tahap awal ditujukan untuk menunjang kebutuhan Chandra Asri Group. Namun, RPU juga membuka peluang untuk memperluas kerja sama dengan mitra eksternal.

“Tangki ini kita buka sebenarnya untuk menunjang Chandra Asri Group. Cuma tidak menutup kemungkinan ketika kita membuka tangki ini juga kita memperluas mitra-mitra kerja kita yang lain yang di eksternal,” jelasnya.

Sebagai bagian dari Chandra Asri Group, RPU juga berpotensi bersinergi dengan bisnis grup lainnya dalam rantai pasok bitumen. Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. memiliki kapabilitas di bidang pasokan bitumen, sementara PT Chandra Shipping International dan PT SCG Barito Logistics bergerak di bidang logistik dan transportasi.

Menurut Lingga, kontribusi fasilitas bitumen terhadap kinerja perusahaan, termasuk EBITDA, belum dapat ditentukan saat ini. Besarnya kontribusi akan bergantung pada tingkat utilisasi tangki, jumlah pergerakan kargo, harga, serta kondisi pasar.

Meski demikian, dia menambahkan keberadaan fasilitas tersebut juga tidak serta-merta berarti RPU harus melakukan impor bitumen. Fasilitas itu dapat digunakan untuk mendukung distribusi bitumen secara lokal maupun domestik sesuai kebutuhan pelanggan.

“Makanya Redeco hadir untuk salah satunya sebagai opsi, solusi bagi semua mitra-mitra kami dalam distribusikan bitumen,” ujarnya.

Untuk ekspansi berikutnya, Lingga mengatakan RPU akan melihat tingkat utilisasi tiga tangki bitumen yang baru beroperasi. Jika utilisasi telah mencapai tingkat optimal dan kebutuhan pasar mendukung, perusahaan membuka peluang untuk menambah kapasitas tangki.

“Jika utilisasinya tangki ketiga bitumen itu di atas suboptimum, sudah tentu pasti shareholder juga akan mendukung langkah kami untuk melakukan ekspansi tangki bitumen,” tutur Lingga.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Toga untuk Ardhana Difabel Rungu Wicara, Perjuangan Panjang Bersama Sang Ayah
• 18 jam lalu
0
thumb
Blok M Kian Populer, Pramono Buka Peluang Rute Transjakarta ke Bandung
• 1 jam lalu
0
thumb
Trump Jadi Bahan Olok-olok Iran, Dipajang bak Tahanan
• 11 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2,540 Juta per Gram, Buyback Rp 2,355 Juta
• 6 jam lalu
0
thumb
Kapolri Tegaskan Larangan Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.