Soal Kasus DSSA dkk, Kadin Imbau Pelaku Usaha Fokus Tingkatkan Kinerja Keuangan

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau pelaku usaha untuk memperkuat kinerja keuangan dan fundamental bisnis.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau pelaku usaha untuk memperkuat kinerja keuangan dan fundamental bisnis. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)

IDXChannel - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau pelaku usaha untuk memperkuat kinerja keuangan dan fundamental bisnis di tengah sorotan terhadap sejumlah emiten yang terseret kasus pasar modal. Perbaikan kinerja dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus memastikan keberlangsungan usaha.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, pelaku usaha juga perlu mengikuti agenda reformasi pasar modal yang dijalankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk mendorong penyebaran kepemilikan saham yang lebih luas dan transparan.

Baca Juga:
Akuisisi Lima Data Center, Anak Usaha DSSA Perluas Infrastruktur Digital di 25 Kota

"Anggota di Kadin ini, baik yang besar maupun yang kecil, mengerti kebutuhan peningkatan penyebaran kepemilikan. Mulanya perusahaan memang kepemilikannya bisa terpusat, tetapi berjalan dengan waktu kepemilikan jadi menyebar, dan anggota kami selalu mencoba mengikuti arahan OJK dan BEI agar lebih transparan," ujar Anindya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Pernyataan tersebut menanggapi kasus sejumlah perusahaan terbuka di pasar modal yang tengah diselidiki oleh OJK bersama Kepolisian RI. Kasus tersebut menyasar pihak-pihak yang terkait dengan transaksi perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) serta penawaran umum saham perdana (IPO) saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Baca Juga:
OJK Ungkap Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Kasus DSSA, BREN, dan CUAN

Menurut dia, penataan kepemilikan saham dan penguatan tata kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG) perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kinerja operasional. Hal ini penting agar pembenahan pasar modal tidak mengganggu keberlangsungan bisnis dan tenaga kerja yang bergantung pada perusahaan.

"Boleh kita berbicara tata kelola, penyebaran kepemilikan, dan volume trading sangat penting, tetapi yang pasti akan selalu dilirik adalah earnings atau fundamental. Apalagi perusahaan-perusahaan ini mempunyai banyak tenaga kerja, jadi harus benar-benar dikawal supaya tidak terganggu," katanya.

Anindya menilai kepercayaan investor menjadi faktor penting dalam pergerakan pasar modal karena harga saham turut mencerminkan ekspektasi terhadap prospek perusahaan. Namun, valuasi saham juga dapat dipengaruhi spekulasi sehingga pelaku pasar perlu mencermati fundamental emiten.

"Pasar modal ini patut kita amati karena berhubungan dengan trust dan forward looking atau ekspektasi pasar ke depan. Namun, kalau bicara mengenai price to earning, itu sangat mudah terlihat banyak ekspektasi tapi juga banyak spekulasi," tuturnya.

Karena itu, Kadin mendorong perusahaan untuk meningkatkan daya saing, memperkuat kinerja keuangan, dan menjaga kualitas operasional. Menurut Anindya, fundamental perusahaan yang kuat perlu didukung kebijakan pemerintah yang mampu mendorong investasi dan perdagangan.

"Yang harus kita fokuskan adalah earning-nya, dan Kadin mengajak fokus kepada fundamental berupa competitiveness atau daya saing. Daya saing di perusahaan tentu sangat penting, dan daya saing di pemerintah untuk membawa investasi serta perdagangan juga sangat penting," ujar Anindya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Genjot Industri Komik Nasional lewat Pemerataan Distribusi IP
• 1 jam lalu
0
thumb
Fast Fashion Ancam Bumi, Ini Cara Kreator dan Brand Lokal Dorong Fesyen Berkelanjutan
• 8 jam lalu
0
thumb
Palti Hutabarat: Pantas Nusron Wahid Mangkir, Dia Lagi Menikmati Hari-hari Terakhir Kebebasannya
• 6 jam lalu
0
thumb
Jutaan Upaya Hacker Dideteksi, Bank hingga Pemerintah Jepang dan Eropa Terdampak
• 14 jam lalu
0
thumb
11 Orang Ditangkap, Diduga Hendak Menunggangi Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Surabaya
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.