Palti Hutabarat: Pantas Nusron Wahid Mangkir, Dia Lagi Menikmati Hari-hari Terakhir Kebebasannya

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menjadi sorotan setelah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB). Pegiat media sosial Palti Hutabarat pun melontarkan sindiran tajam terkait ketidakhadiran Nusron tersebut.

"Pantesan Nusron Wahid setiap mau diperiksa selalu mangkir," tulisnya di akun X, dikutip Jumat (23/10/2026).

"Sepertinya dia lagi pengen menikmati hari-hari terakhir kebebasannya," sambungnya.

Baca Juga: Sepupu Ngaku Tak Tahu Pasti soal Jokowi Kuliah di UGM: Terkait Ijazah...

Tak berhenti di situ, Palti turut menyinggung penyitaan uang Rp250 juta oleh KPK yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, pada akhir Agustus 2026.

Uang tersebut diserahkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nias, Sumatera Utara, dan kini berstatus sebagai barang sitaan KPK. Lembaga antirasuah masih mendalami keterkaitan uang tersebut dengan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN yang dipimpin Nusron Wahid.

Palti kemudian mengaitkan pengembalian uang tersebut dengan dugaan korupsi yang menyeret kementerian itu. 

"Karena dengan pengembalian uang dari PCNU Nias ini sudah bisa dipastikan Nusron memang korupsi!!!" imbuh Palti Hutabarat.

Namun, pernyataan tersebut merupakan tudingan Palti, sementara KPK masih mendalami perkara dan hubungan uang sitaan dengan kasus yang sedang ditangani.

Baca Juga: Prabowo: Beberapa Negara Hina Karhutla Padahal Perusahaannya Terlibat, Nanti Kita...

Sementara itu, ketidakhadiran Nusron dalam pemeriksaan KPK terkait dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk tercatat terjadi dua kali. Pada pemanggilan pertama, Rabu (7/10), Nusron tidak hadir dengan alasan memiliki agenda internal di Kementerian ATR/BPN.

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Kamis (15/10). Namun, Nusron kembali absen karena sedang bepergian ke luar negeri. Penyidik kini akan kembali mengatur jadwal pemanggilan untuk meminta keterangan dari yang bersangkutan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo berharap Nusron memenuhi panggilan berikutnya agar proses penyidikan dapat berjalan dan informasi yang dibutuhkan penyidik bisa diperoleh.

"Kami tentu juga berharap nanti Saudara NW kooperatif hadir dalam pemanggilan dan menyampaikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan penyidik guna membantu dalam pengungkapan perkara ini," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Momen Haru Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Ungkap Mimpi Lewat Puisi
• 19 jam lalu
0
thumb
Berita Populer: Cek Status Pesanan Chery Q; Tren Pembelian Mobil Baru
• 7 jam lalu
0
thumb
Penyaluran Kredit Masih Menumpuk di Jawa, Airlangga Soroti Peran TKD
• 20 jam lalu
0
thumb
30 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Penuh Makna dan Doa
• 23 jam lalu
0
thumb
Hasil PSM Vs Persebaya 1-0: Dua Penalti Alex Martins Gagal, Yuran Fernandes Cetak Gol Bunuh Diri
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.