2 Tahun Prabowo-Gibran: Syahganda Sebut Kesejahteraan Petani hingga Buruh Meningkat

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) Syahganda Nainggolan dalam program Laporan Khusus 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang disiarkan Kompas TV, Selasa (20/10/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) Syahganda Nainggolan menyebut petani hingga nelayan mengalami peningkatan kesejahteraan dalam dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, jika melihat grafik sepuluh tahun terakhir, misalnya 2015, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di angka 4,8 persen. Dia menyebut angka itu meningkat menjadi 5,6 persen pada pemerintahan Prabowo-Gibran. 

“Kalau kita lihat memang grafiknya sepuluh tahun terakhir, misalkan 2015 itu kan pertumbuhan tuh kan 4,8 persen. Kemudian di akhir pemerintahan Pak Jokowi itu 5,05 persen. Tidak pernah mencapai 5,6 persen,” kata dia dalam program Laporan Khusus Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang ditayangkan KompasTV, Selasa (20/10/2026).

Dia mengatakan perekonomian Indonesia tumbuh, meski sempat terjadi penurunan pertumbuhan rata-rata selama semester 1, yakni 5,4 persen.

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Indef Ingatkan Angka Tinggi Belum Tentu Sejahterakan Rakyat

Ia menambahkan, tingkat pertumbuhan ekonomi tersebut menguntungkan buruh, petani, dan nelayan.

“Kedua, kita bicara, apakah growth ini return to capital and return to labor, itu menguntungkan siapa? Ya, labor di sini bisa, kalau di Eropa labor, kalau di negara-negara seperti kita, bisa masuk petani, nelayan, dan lain-lain,” ujar Syahganda.

“Nah, sekarang ini dengan kita melihat misalkan di sektor pertanian, kita lihat apa ukurannya? Misalnya kita lihat NTP, nilai tukar petani. Sekarang 131 yang tadinya 124, ya, kan,” imbuhnya.

Artinya, kata dia, memang terjadi peningkatan kesejahteraan petani. Demikian juga dengan nelayan.

“Begitu juga nilai tukar nelayan naik. Buruh, sudah jelas--semua buruh sekarang--saya sendiri pendiri serikat buruh, kita puas sekali dengan presiden,” tambahnya.

“Karena apa? Karena rata-rata kenaikan upah buruh dalam dua tahun ya, dua tahun 6,5 persen. Dulu berapa? Rata-rata 1 persen.”

Artinya, lanjut Syahganda, pertumbuhan itu inklusif dan diarahkan kepada orang-orang yang di lapisan bawah.

Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rosan Klaim Realisasi Investasi Rp3.923 Triliun, Serap 5,4 Juta Pekerja

Ada Keluhan

Mengenai adanya keluhan, ia menyebut wajar, karena selalu ada potensi warga yang tidak tersentuh kebijakan yang diambil pemerintah.

“Makanya kelas menengah kita, upper middle class kita itu turun sekitar 11 juta yang menjadi lower middle class.”

“Nah, ini memang akan menjadi konsentrasi tahun depan, ketika kita masuk kepada sektor pertumbuhan yang labor intensive (padat karya, red), misalkan apa? Otomotif,” imbuh Syahganda.

Presiden, kata dia, akan masuk ke industri otomotif pada 2027, dan dipastikan akan menyerap tenaga kerja kelas menengah.

“Nah, itu yang sebenarnya kita harus tahu bahwa secara overall, ini memang presiden telah berhasil ya untuk melakukan, ya satu yang disebut pertumbuhan inklusif dan memastikan rakyat kita itu ikut tumbuh dalam pertumbuhan itu.”

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • syahganda nainggolan
  • dua tahun prabowo gibran
  • prabowo gibran
  • pertumbuhan ekonomi
  • kesejahteraan petani
  • petani
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Jadi Negara Asing Pertama Miliki Properti di Mekkah
• 10 jam lalu
0
thumb
Markdata Ungkap Publik Tidak Meminta MBG Dihentikan, tetapi Dibenahi
• 7 jam lalu
0
thumb
Dituduh Cabul, Ruben Onsu Balik Menyerang! Kini Adukan Pihak Pelapor ke Polisi
• 19 jam lalu
0
thumb
Polisi Tangkap Sopir Truk Pengangkut 5 Ribu Liter BBM Bersubsidi di Aceh Besar
• 7 jam lalu
0
thumb
Kapolri Jenderal Suyudi Sebut Pihak Asing Terlibat Kasus Karhutla, Cermati Kalimatnya
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.