Hasil survei terbaru dari lembaga Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan sebanyak 65,4 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tiga program utama yang menjadi penopang terbesar kepuasan publik meliputi penyaluran bantuan sosial (bansos), program Sekolah Rakyat, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan temuan survei PPI, program bantuan sosial mencatatkan kontribusi terbesar dengan 15,9 persen responden menilai penyalurannya semakin luas dan merata untuk menopang kebutuhan hidup masyarakat. Di sektor pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat berada di urutan kedua penyumbang kepuasan sebesar 12,6 persen, diikuti oleh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 11 persen.
Selain tiga program prioritas tersebut, faktor lain yang turut mendongkrak persepsi positif masyarakat adalah penegakan hukum dan pemberantasan korupsi secara masif, penguatan ketahanan pangan dan swasembada, layanan cek kesehatan gratis, hingga rencana pendidikan gratis sampai tingkat perguruan tinggi.
"Pada hari ini jelang 2 tahun itu hal-hal yang dianggap realistis dan kemudian muncul dalam benak publik itu ya yang tadi sudah saya sebutkan itu soal bantuan sosial yang semakin merata, kemudian yang paling penting adalah pemberantasan korupsi, soal swasembada pangan, sekolah rakyat, dan keinginan untuk mewujudkan bagaimana pendidikan itu hingga perguruan tinggi gratis," kata Adi Prayitno, dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Senin, 19 Oktober 2026. Penilaian Figur Presiden dan Wakil Presiden
Ketika kepuasan diukur secara individu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto tercatat di angka 65,2 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di angka 49 persen.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menjelaskan bahwa penilaian positif publik dipengaruhi oleh langkah konkret pemerintah yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat serta ketegasan hukum tanpa pandang bulu.
"Satu yang dilihat oleh publik yang menjadi indikasi kepuasaannya itu adalah soal bantuan sosial yang dinilai semakin masif. Yang kedua itu adalah soal bagaimana pemberantasan korupsi yang dinilai cukup signifikan karena apapun judulnya sepanjang 2 tahun pemerintahan Pak Prabowo dan Gibran pemberantasan korupsi itu kan cukup masif dilakukan tak pandang bulu," ucap Adi.
Baca Juga :
Survei Poltracking: 64,8% Publik Percaya Pemerintahan Prabowo-GibranMenanggapi hasil riset tersebut, Plt Deputi 4 Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI), Hariqo Wibawa, menyampaikan apresiasi atas masukan dan kepercayaan masyarakat terhadap jalannya roda pemerintahan.
Hariqo menegaskan bahwa Presiden Prabowo terus menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk memastikan program prioritas dapat menjangkau anak-anak di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari seluruh masyarakat dan memang Presiden Prabowo terus-menerus menyampaikan kepada seluruh anggota kabinet merah putih tugas kita adalah memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya untuk masyarakat... Anak-anak kita yang berada di daerah 3T itu juga masa depan Indonesia," ungkap Hariqo. Deretan Menteri dengan Penilaian Kinerja Terbaik
Survei PPI juga memotret tingkat persepsi masyarakat terhadap jajaran menteri dan pejabat negara. Tiga figur menteri yang menempati posisi teratas dengan kinerja terbaik di mata publik adalah:
- Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dinilai sukses mengawal ketahanan pangan dan keterjangkauan pupuk bagi para petani.
- Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dipandang efektif mengomunikasikan kebijakan pemerintah secara lugas dan humble.
- Menteri BUMN Erick Thohir, diapresiasi atas capaian dan kepemimpinannya dalam mendorong prestasi olahraga nasional serta pengelolaan BUMN.





Komentar (0)