jpnn.com - Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Inspektur Jenderal Polisi (Purnawirawan) Napoleon Bonaparte meninggal dunia pada Minggu (18/10/2026).
Kabar duka ini dikonfirmasi kuasa hukum Napoleon, Putri Maya Rumanti.
BACA JUGA: Polisi Tembak Polisi, Bharatu LVVL Tewas
Dia juga mengungkap penyebab pensiunan jenderal bintang dua Polri itu meninggal dunia.
"Iya benar, [karena] sakit," kata Putri Maya Rumanti, saat dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu.
BACA JUGA: Mantan Kapolda Ini Terpilih Jadi Ketua DPD Demokrat NTB
Napoleon mengembuskan napas terakhir pada 18 Oktober 2026 pukul 10.32 WIB.
Jenazah almarhum rencananya dimakamkan di Cikeas, Jawa Barat, Senin (19/10).
BACA JUGA: AKBP Roby Heri Saputra Berselingkuh, Hukumannya Dinilai Terlalu Ringan
Sebelum menjabat sebagai Kadivhubinter Polri pada 2020, Napoleon merupakan Kepala Bagian Kerja Sama Konvensional Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri.
Almarhum juga tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal (Reskrim) Polda Sumatera Selatan, Direktur Reskrim Polda DI Yogyakarta, hingga sejumlah jabatan lain di Bareskrim Polri.
Pada 2021, Napoleon dinyatakan terbukti menerima suap untuk menghapus nama terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, dari daftar pencarian orang (DPO) atau red notice interpol.
Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Napoleon dengan pidana penjara empat tahun dan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan.
Napoleon kemudian bebas bersyarat pada April 2023.
Keluarga Besar Polri Berbelasungkawa
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Irjen (Purn) Napoleon.
DIa pun mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
"Atas nama keluarga besar Polri, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Irjen Pol. (Purn.) Napoleon Bonaparte. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini," ujar Kadivhumas Polri.
Johnny menyampaikan bahwa kepergian almarhum menjadi duka bagi keluarga besar Polri.
Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan keteguhan hati dalam melewati masa berkabung.(Ant/Fat/JPNN)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam





Komentar (0)