Pantau - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan dan hanya bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/10/2026).
Tavares menilai Persebaya sebenarnya tampil dominan dan menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan tim tamu, tetapi belum mampu memaksimalkan kesempatan menjadi gol.
Pelatih asal Portugal tersebut juga menyampaikan kekecewaannya karena gagal mempersembahkan kemenangan bagi suporter Persebaya, Bonek dan Bonita.
“Menurut saya, para pemain sudah menunjukkan sikap yang bagus, tetapi saya frustrasi dengan hasil ini karena Bonek dan Bonita layak mendapatkan tiga poin, begitu juga para pemain,” kata Tavares dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Persebaya Catatkan 20 Tembakan dan 12 Tendangan SudutTavares mengungkapkan bahwa Persebaya mencatatkan sekitar 20 tembakan sepanjang pertandingan menghadapi PSS Sleman.
Tim tuan rumah juga menghasilkan 12 tendangan sudut, sementara PSS Sleman hanya mencatatkan dua tembakan dan tiga tendangan sudut.
Menurut Tavares, statistik tersebut menunjukkan bahwa Persebaya mampu menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang mencetak gol.
Persebaya membangun serangan melalui berbagai pola, termasuk penetrasi ke area pertahanan lawan dan umpan silang menuju kotak penalti.
Namun, sejumlah peluang gagal menghasilkan gol karena tembakan pemain masih dapat dihentikan penjaga gawang, diblok pemain bertahan, atau melenceng dari sasaran.
Tavares menilai penyelesaian akhir menjadi salah satu persoalan yang membuat Persebaya kehilangan kesempatan meraih tiga poin.
“Sepak bola adalah tentang gol. Jika bisa mencetak gol dan tidak kebobolan, peluang untuk menang akan lebih besar. Sayangnya, kami kebobolan dua gol,” ucapnya.
Bernardo Tavares Soroti Dua Gol PSS SlemanSelain penyelesaian akhir, Tavares menyoroti kesalahan yang menyebabkan Persebaya kebobolan dua gol.
Ia menjelaskan bahwa gol pertama PSS Sleman berawal dari pelanggaran pemain Persebaya yang memberikan kesempatan kepada lawan melalui situasi bola mati.
Sementara itu, gol kedua terjadi setelah pemain Persebaya memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan untuk melepaskan tembakan.
Dua gol PSS Sleman dicetak Melvyn Lorenzen dan Hiromu Tanaka, sedangkan Miguel Pereira memborong dua gol Persebaya.
Gol kedua Pereira pada masa tambahan waktu memastikan pertandingan berakhir imbang 2-2.
Tavares menegaskan bahwa kemampuan menciptakan peluang harus diimbangi dengan efektivitas penyelesaian akhir dan pertahanan yang lebih baik.
Persebaya Hadapi Masalah Cedera di Tengah Jadwal PadatTavares juga mengakui kondisi skuad Persebaya menjadi tantangan tersendiri dalam menghadapi jadwal pertandingan sepanjang Oktober.
Sejumlah pemain dilaporkan mengalami cedera, sementara beberapa lainnya belum berada dalam kondisi fisik optimal.
Situasi tersebut membuat tim pelatih harus mempertimbangkan kesiapan setiap pemain sebelum menentukan susunan tim untuk pertandingan berikutnya.
“Kami akan melihat kondisi pemain saat latihan dan berkoordinasi dengan tim medis untuk menentukan siapa yang paling siap membantu tim pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Persebaya dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada pertandingan berikutnya di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (22/10/2026).
Ernando Ari Minta Maaf kepada Suporter dan Sampaikan BelasungkawaPenjaga gawang Persebaya Ernando Ari Sutaryadi turut menyampaikan kekecewaan karena timnya gagal mengamankan kemenangan di kandang.
Ernando mengucapkan terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang tetap memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
“Kami merasa kecewa karena belum bisa memberikan kemenangan yang diharapkan Bonek dan Bonita di laga kandang ini. Kami akan memperbaiki kesalahan untuk menjadi lebih baik pada pertandingan selanjutnya,” kata Ernando.
Selain membahas hasil pertandingan, Ernando menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman dalam perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan.
Ia mengingatkan seluruh pendukung sepak bola agar selalu mengutamakan keselamatan ketika melakukan perjalanan untuk mendukung tim kesayangan.
“Kami turut berbelasungkawa. Untuk seluruh suporter Indonesia, baik pendukung PSS maupun Bonek dan Bonita, agar lebih berhati-hati selama perjalanan karena apa pun itu tidak sebanding dengan nyawa,” ujarnya.





Komentar (0)