Asap Karhutla dan Harapan Turunnya Hujan, Ikhtiar Bersama dari Berbagai Daerah

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Di tengah upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat, sejumlah daerah menggelar salat Istisqa dan doa bersama. Ikhtiar spiritual tersebut menyertai langkah pemerintah dan petugas di lapangan untuk mengendalikan kebakaran serta mengurangi dampak asap.

Seruan doa untuk memohon hujan disampaikan sejumlah tokoh agama di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta hingga Kalimantan. Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan dan kabut asap, hujan diharapkan dapat membantu meredakan situasi, meski penanganan kebakaran tetap membutuhkan langkah teknis dan penegakan hukum.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Arif Fahrudin, mengajak masyarakat memadukan ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi karhutla. Ia menyampaikan seruan tersebut dari Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat, 16 Oktober 2026.

"Pemerintah sedang berjibaku memadamkannya. Rakyat sedang kesusahan terdampak kesehatannya, lingkungannya terpapar polusi asap, pendidikan anak-anaknya terganggu, aktivitas perekonomian tersendat," kata Arif dalam keterangan dikutip, Minggu, 19 Oktober 2026.

Baca Juga :

Pemda Didorong Siapkan Pedoman Sekolah saat Karhutla Memburuk
 
Ia juga menekankan pentingnya penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan, sembari mengajak masyarakat memperbanyak doa, istighfar, tobat, dan melaksanakan salat Istisqa.


Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Arif Fahrudin. Dokumentasi/ istimewa.

Ajakan serupa disampaikan jajaran Majelis Ulama Indonesia di sejumlah daerah. MUI Jambi menerbitkan surat edaran yang mengajak pengurus MUI, masjid, ulama, dan pondok pesantren melaksanakan salat Istisqa serta membaca Qunut Nazilah setiap Jumat. Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kalimantan Selatan, Nasrullah, mengajak masyarakat berdoa agar kebakaran lahan, kekeringan, dan kemarau panjang segera berakhir.

Di sejumlah daerah, seruan tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersama. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar salat Istisqa di halaman kantor bupati yang dirangkai dengan doa lintas agama. Bupati Kutai Kartanegara menyampaikan harapan agar hujan segera turun dan kondisi kembali membaik.

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru juga mengajak masyarakat melaksanakan salat Istisqa di Griya Agung, Palembang. Ia mengatakan berbagai upaya penanganan telah dilakukan dan masyarakat juga diajak memohon pertolongan Allah SWT. Kegiatan serupa dilaporkan berlangsung di wilayah Binawidya, Padang, serta Kabupaten Barito Utara.

Di balik gerakan doa tersebut, penanganan karhutla terus berlangsung. Aparat kepolisian juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan pembakaran lahan. Berdasarkan keterangan Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pipit Subiyanto pada Rabu, 14 Oktober 2026, sembilan perusahaan perkebunan sawit telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla.

Pipit menyebut terdapat 98 laporan polisi dengan total luas lahan terbakar mencapai 25.600,26 hektare dalam perkara yang disampaikan tersebut. Selain itu, sebanyak 223 orang ditetapkan sebagai tersangka dari 273 laporan polisi yang tersebar di 12 kepolisian daerah. Data tersebut merujuk pada keterangan kepolisian dan perlu dibaca sesuai cakupan perkara yang dilaporkan.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Usik Mahkota Persija Jakarta! Kalahkan Persik, Persib Bandung OTW ke Puncak Klasemen
• 5 jam lalu
0
thumb
Denmark Open 2026: Tampil Dominan, Fajar/Fikri Raih Gelar Juara
• 3 jam lalu
0
thumb
Lahir Secara Caesar, Anak Andrew Andika Harus Dibantu Selang Oksigen Selama 3 Jam Karena Kondisi Ini
• 5 jam lalu
0
thumb
Honda Bikers Day 2026 Regional Sulawesi Meriah, 3.000 Bikers dan 5.000 Masyarakat Padati Pantai Akkarena
• 6 jam lalu
0
thumb
Irjen Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia karena Sakit, Akan Dimakamkan Besok
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.