Turunkan Klasifikasi Pasar Modal Indonesia ke Standalone Market, BEI Bakal Temui MSCI

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Buntut turunkan klasifikasi pasar modal Indonesia ke Standalone Market, BEI bakal temui MSCI.   

Adapun pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) tersebut direncanakan hari ini Senin (19/10). 

Pertemuan ini sendiri merupakan bentuk komitmen dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menanggapi kabar konsultasi untuk mengubah status klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Menurut penuturan Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, kabar konsultasi ini sendiri baru pertama kali diketahui oleh BEI pada Jumat (16/10) lalu.

"Jum'at Subuh, kita mendapatkan kabar bahwa MSCI menyampaikan kebutuhan bahwa menempatkan Indonesia di dalam consultation. Jadi jangankan Bursa dan OJK, para partisipan MSCI sebagian besar tidak ada yang tahu," ungkap Jeffrey kepada media di kantor BEI, Jakarta, pada Senin (19/10).

BACA JUGA:IHSG Ambruk Usai Pengumuman MSCI, OJK Jatuhkan Sanksi kepada 3 Emiten Ini

Kondisi tersebut sangat berdampak terhadap kepercayaan pasar yang bereaksi dalam kepanikan, di dalam kebingungan, di dalam ketidakpastian yang tinggi.

Untuk itulah, dalam rangka mencegah investor mengambil keputusan dalam kondisi ketidakpastian yang tinggi, ketakutan, kepanikan, BEI secara resmi mengambil kebijakan untuk menyesuaikan auto rejection bawah menjadi 7 persen.

"Kami tahu itu bukan sesuatu yang umum dilakukan tetapi tujuan kami yang tadi itu. Supaya investor tidak mengambil keputusan di dalam ketidakpastian yang sangat tinggi, kebingungan apalagi ketakutan," tegas Jeffrey.

"Tentu kebijakan ini akan kita review. Nah tentu dengan begitu investor akan bisa lebih cermat untuk melihat perkembangan informasi, kalau yang lebih baik adalah kembali melihat fundamental," tambahnya.

BACA JUGA:IHSG Terus Memburuk, Dasco Desak Perbaikan Usai Pengumuman MSCI

Sebelumnya, pasar saham Indonesia menyusul pengumuman konsultasi lembaga MSCI, yang berencana menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Tidak tanggung-tanggung, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun juga turut terpuruk tajam hingga menyentuh level 5.205,42, hingga keputusan penghentian sementara perdagangan atau trading halt pun juga sempat diterapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
SPBU Dekat Kebon Rojo Blitar Simpan Pertalite tapi Tak Dijual, Polisi Turun Tangan
• 8 jam lalu
0
thumb
Foto: Roket H3 Siap Meluncur, Jepang Bidik Sampel dari Bulan Mars
• 6 jam lalu
0
thumb
Mengapa Nilai Rupiah Bisa Naik-Turun? Ini Penjelasannya
• 3 jam lalu
0
thumb
Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kg Sabu-sabu di Pekanbaru
• 11 jam lalu
0
thumb
Murka! China Perketat Pengujian Mobil Listrik, Tak Mau Konsumen Jadi Kelinci Percobaan
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.