Bupati Manggarai prioritaskan rekonstruksi rumah lansia pascagempa

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Manggarai (ANTARA) - Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit akan memprioritaskan pembangunan kembali rumah-rumah warga lanjut usia (lansia) terdampak gempa bumi.

“Gempa Agustus 2026 lalu menghancurkan rumah-rumah mereka, sementara warga lansia itu sudah tidak punya kemampuan lagi untuk bekerja mencari uang untuk membangun kembali rumah mereka,” kata Herybertus saat ditemui di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng, Minggu malam.

Akibat situasi itu, menurut Bupati, psikologis para warga lansia paling terdampak.

Baca juga: Bupati Manggarai kewalahan tangani psikososial pengungsi gempa

“Membangun rumah mereka kembali berarti menumbuhkan harapan untuk melanjutkan kehidupan mereka,” kata Herybertus.

Nantinya pembangunan kembali rumah-rumah warga akan dilakukan dengan konsep rumah tahan gempa.

“Sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Nusa Cendana dan ITN Malang telah membantu kami dalam memberikan modul konsep rumah tahan gempa,” katanya.

Baca juga: Ombudsman minta pemenuhan kebutuhan masyarakat gempa NTT dipercepat

Tak hanya pada rumah-rumah warga lansia yang akan direkonstruksi, nantinya bangunan-bangunan lain baik yang direkonstruksi maupun yang akan dibangun di masa mendatang juga akan dibangun dengan konsep tahan gempa.

Sementara itu, berdasarkan data Pemkab Manggarai hingga 18 Oktober 2026, sebanyak 34.622 rumah terdampak gempa bumi Agustus 2026.

“Sejumlah 2.220 rumah atau sekitar enam persen mengalami rusak berat dan 6.129 mengalami rusak sedang,” dia merinci.

Baca juga: Diaspora di Kanada salurkan bantuan untuk korban gempa di Flores

Selain itu, sebanyak 1.301 warga masih mengungsi di 17 posko dan 7.091 warga mengungsi mandiri dengan mendirikan tenda sendiri di dekat rumah mereka.

Dari jumlah tersebut, Pemkab mendata sebanyak 1.054 jiwa termasuk ke dalam kelompok rentan.

“Di antaranya 335 anak-anak, 265 warga lansia, 267 balita, dan 55 warga dengan disabilitas,” kata Bupati Herybertus Nabit.

Baca juga: Penyintas gempa NTT yang tak menempati huntara dapat DTH Rp600 ribu

Baca juga: Kementerian ESDM salurkan paket trauma healing dan sembako di Nagekeo


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Awkarin Berseteru dengan Aa Juju Gegara Karhutla, Singgung Jalur Hukum usai Muncul Sindiran Personal
• 3 jam lalu
0
thumb
Anggota DPD RI Arianto Kogoya Ajak Masyarakat Papua Pegunungan Lindungi Tenaga Kesehatan dan Guru dari Kekerasan KKB
• 4 jam lalu
0
thumb
Sempat Anjlok 11,57%, IHSG Dinilai Masih Akan Rawan Koreksi
• 6 jam lalu
0
thumb
Drakor Terbaru 2026 Ini Langsung Cetak Rating Dua Digit di Episode Perdana, Bisa Nonton di Netflix
• 4 jam lalu
0
thumb
Daftar Saham yang Masih Dibeli Asing saat IHSG Jeblok, Ada GOTO
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.