Pantau - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi meminta pemerintah memprioritaskan rencana revitalisasi 10.000 puskesmas untuk fasilitas kesehatan yang kondisinya tidak layak dan berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Nurhadi menilai keterbatasan anggaran membuat pemerintah perlu menentukan skala prioritas berdasarkan kondisi fasilitas dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
"Anggaran kita terbatas, prinsipnya harus jelas, yang paling membutuhkan harus didahulukan. Jangan sampai puskesmas yang kondisinya masih baik mendapatkan revitalisasi besar-besaran, sementara puskesmas di daerah terpencil masih kekurangan fasilitas dasar dan tenaga kesehatan," kata Nurhadi di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Menurut Nurhadi, puskesmas di wilayah 3T membutuhkan perhatian lebih besar karena menghadapi persoalan mulai dari keterbatasan fasilitas dan akses geografis hingga kekurangan tenaga kesehatan.
DPR Minta Anggaran Revitalisasi DievaluasiNurhadi meminta pemerintah mengevaluasi komposisi anggaran program revitalisasi karena peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik puskesmas.
Ia menilai tenaga kesehatan merupakan salah satu komponen utama dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Jangan sampai kita sibuk membangun gedung puskesmas, tetapi tenaga kesehatannya justru tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Kalau ada anggaran yang bisa diefisienkan dari revitalisasi puskesmas yang sebenarnya belum terlalu mendesak, saya kira lebih bijak apabila sebagian diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan dan keberadaan tenaga kesehatan," ucapnya.
Nurhadi mengatakan kesejahteraan tenaga kesehatan tidak hanya menyangkut gaji atau insentif, tetapi juga kepastian karier, perlindungan kerja, peningkatan kompetensi, fasilitas penunjang, serta insentif khusus bagi mereka yang bersedia bertugas di wilayah 3T.
"Karena persoalan kita bukan hanya bagaimana membangun puskesmas, tetapi bagaimana memastikan ada dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga farmasi dan tenaga kesehatan lainnya yang mau bekerja dan bertahan di sana," kata dia.
Pemerintah Siapkan Renovasi Mulai 2027Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan rencana renovasi 10.000 puskesmas di 7.285 kecamatan mulai 2027 dalam Nota Keuangan RAPBN 2027.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk renovasi setiap puskesmas dalam rencana tersebut.
Selain revitalisasi puskesmas, pemerintah menargetkan pembangunan atau renovasi 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat hingga 2030.





Komentar (0)