jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyebut sebanyak 400 sekolah terdampak gampa 7,7 magnitudo yang menghantam Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) kemarin.
Menurut Lalu, angka tersebut diketahui setelah pihaknya menerjma data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
BACA JUGA: Prabowo Resah soal Piala Dunia, Lalu Hadrian Ungkit Peningkatan Kualitas Kompetisi
"Tentunya serta dari pemerintah daerah kurang lebih sekolah yang terdampak itu 400 sekolah kurang lebih per hari ini," ujar dia kepada awak media di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8).
Namun, legislator fraksi PKB itu tidak memerinci jumlah SD, SMP, dan SMA yang terdampak dari gempa 7,7 magnitudo.
BACA JUGA: Lalu Hadrian: Gaji Ideal Guru Honorer Minimal Rp 5 Juta Per Bulan
Lalu menyebut jumlah sekolah yang terdampak gempa bisa saja bertambah karena proses pendataan masih berlangsung.
"Saya rasa ini masih terus berkembang karena dampak gempa ini ternyata tidak hanya di NTT," ujarnya.
BACA JUGA: Perjuangkan Perbaikan Sekolah, Lalu Hadrian Diganjar KWP Award 2026
Toh, lanjut Lalu, sekolah terdampak gempa tak hanya di NTT, melainkan tempat pembelajaran di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Ada sebagian NTB, terutama di Kabupaten Bima, kemudian Kota Bima yang mengalami dampak dari terjadinya gempa NTT beberapa waktu yang lalu," ungkapnya.
Dia mengatakan DPR saat ini terus mendorong pemerintah segera memperbaiki sekolah terdampak gempa 7,7 magnitudo.
"Tenty langkah-langkah cepat dalam rangka merevitalisasi bahkan membangun kembali bangunan-bangunan yang tergolong bangunan sekolah ini yang tergolong rusak berat itu terus dilakukan," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... 3 Hari Pascagempa NTT, TelkomGroup Pastikan Konektivitas Digital Kembali Normal 100 Persen
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan





Komentar (0)