Kemensos Gandeng Polri Tindaklanjuti Temuan Penerima Bansos Main Judol

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Polri untuk menindaklanjuti temuan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait indikasi penggunaan bansos untuk judi online (judol).

"Ya kami serahkan ke Polri juga untuk bisa ditindaklanjuti," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Hasil evaluasi periode penyaluran triwulan II tahun 2026, data PPATK menemukan ada 1.494.652 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terindikasi judol.

Baca juga: PPATK Ungkap 571.410 Penerima Bansos Terindikasi Main Judi Ónline

Gus Ipul menyebut, pihak kepolisian dilibatkan untuk proses penindakan hukum jika memang diperlukan.

Pemerintah, lanjut Gus Ipul, tidak akan memberikan toleransi bagi penerima bansos yang terbukti menyalahgunakan peruntukan bantuan negara.

"Kami proses, kami terus cermati karena kami ingin ini menjadi semacam pembelajaran buat kita semua," tuturnya.

Baca juga: Kemensos Tangguhkan Bansos 1,49 Juta KPM yang Terindikasi Judi Online

Sebelum dinonaktifkan dari penerima bansos, Kemensos bakal membuka ruang klarifikasi bagi KPM yang datanya terindikasi melakukan transaksi judi online.

Klarifikasi itu dilakukan melalui pemerintah desa maupun pendamping sosial untuk memastikan apakah transaksi tersebut benar dilakukan oleh yang bersangkutan atau identitasnya digunakan pihak lain.

Transaksi judol dapat ditemukan pada anggota keluarga lain yang terhubung dengan data penerima dalam satu KK, seperti anak, suami, istri, maupun cucu.


Apabila proses klarifikasi ditemukan bukti valid adanya penggunaan bansos untuk judol, maka penyaluran bantuan kepada si penerima bansos akan dihentikan.

"Kami tentu pada akhirnya memberikan sanksi untuk tidak akan kita salurkan (bansos) lagi, kami nonaktifkan itu," tegas Gus Ipul.

Kemensos mencatat sepanjang tahun 2025, rata-rata nilai transaksi judol KPM yang terdeteksi mencapai Rp 1,9 juta.

Nilai transaksi terendah tercatat Rp 5.000, sedangkan yang tertinggi mencapai Rp 2,68 miliar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Malaysia Airlines Tes Narkoba 2.840 Awak Kabin Imbas Penangkapan Pilot di Soetta
• 20 jam lalu
0
thumb
Eddy Soeparno Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Ditopang Transisi Energi Berkelanjutan
• 15 jam lalu
0
thumb
Lalu Lintas Perempatan Polisi Istimewa Surabaya Ramai Lancar Jelang Gladi Bersih Hari Juang Polri
• 40 menit lalu
0
thumb
Mengintip Bekas Basis KKB di Hitadipa yang Dibebaskan TNI Kini Jadi Kampung Damai
• 14 jam lalu
0
thumb
IHSG Sesi 1 Menguat 1,25% ke 6.482,57, Transaksi Rp 8,18 T
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.