Mengintip Bekas Basis KKB di Hitadipa yang Dibebaskan TNI Kini Jadi Kampung Damai

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

PAPUA - Koops TNI Habema menghadirkan makna kemerdekaan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Deklarasi dan Peresmian Kampung Hitadipa sebagai Kampung Papua Damai, Distrik Hitadipa, Kab. Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Hitadipa sendiri merupakan daerah bekas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kampung Hitadipa Damai bukan sekadar wilayah yang terbebas dari konflik, melainkan kondisi kehidupan yang aman, normal, bermartabat, dan sejahtera.

Dalam kondisi tersebut, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut, adat dan budaya tetap terjaga, pelayanan dasar dapat berlangsung, perekonomian lokal berkembang, serta kepercayaan antara masyarakat dan negara semakin kuat.

Baca Juga :
Teror Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem, Pelaku Ternyata Anggota KKB Egianus Kogoya

Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Papua Damai merupakan bagian dari upaya menghadirkan negara yang dekat dengan masyarakat melalui pendekatan keamanan, kemanusiaan, dan kesejahteraan.

“Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menciptakan kondisi yang aman, tetapi juga membantu membuka ruang agar kehidupan masyarakat dapat kembali tumbuh dan berkembang,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, Kampung Papua Damai adalah wujud nyata bahwa kedamaian harus dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :
KKB Pembunuh WN Selandia Baru di Kantor Freeport Kabur ke Hutan Usai Diberondong Tembakan

“Ketika masyarakat dapat berkebun dengan tenang, anak-anak dapat belajar, pelayanan kesehatan berjalan, adat tetap terjaga, dan perekonomian masyarakat berkembang, di situlah makna kehadiran negara benar-benar dirasakan,"ujarnya.

Stefie juga menegaskan bahwa keberhasilan membangun perdamaian di Papua membutuhkan kebersamaan seluruh elemen. Masyarakat merupakan bagian utama dalam menjaga dan mempertahankan keberlanjutan kedamaian tersebut.

“TNI hadir bersama masyarakat, bukan menggantikan masyarakat. Dengan sinergi antara adat, gereja, pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan, kita bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,”pungkasnya.

Baca Juga :
Polisi Dalami Keterlibatan Dua Anggota KKB Terkait Penembakan di Lembah Baliem

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
LLDikti III Targetkan Kampus Jakarta Bebas Sampah pada 2027
• 18 jam lalu
0
thumb
Lintas Prodi UNM Ajar Pilah Sampah dan Pembuatan Biopori di MTs Nurfadhilah
• 5 jam lalu
0
thumb
Pasar Rumah Tapak Masih Kuat, Tingkat Penjualan Tembus 90% di Semester I 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Lestari Moerdijat Mendorong HUT ke-81 RI Jadi Momentum Wujudkan Kebijakan Adil dan Merata
• 1 jam lalu
0
thumb
Pertamina Gelar Tebus Murah Sembako Rp100 Ribu untuk Bantu Korban Gempa NTT
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.