JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 5.836 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat dan aksi penyampaian pendapat di sejumlah titik Jakarta, termasuk kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).
Kasi Humas Polres Jakarta Pusat Erlyn Sumantri mengatakan, personel tersebut dibagi ke sejumlah titik di sekitar Bundaran HI
"Bundaran HI itu pasukan dibagi-bagi lagi per titik, jumlah seluruhnya 5.836 orang," ujar Erlyn saat dihubungi Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa.
Baca juga: Massa BEM UI Dicegat Barikade Polisi Saat Hendak Menuju Bundaran HI
Erlyn mengatakan, pengamanan tersebut juga disertai pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar lokasi aksi.
Salah satu ruas yang perlu dihindari masyarakat adalah Jalan Jenderal Sudirman dari arah Semanggi menuju Bundaran HI.
"Untuk pengalihan arus lalu lintas situasional di lapangan," kata Erlyn.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan, Polda Metro Jaya menyiapkan 9.242 personel untuk mengamankan seluruh kegiatan penyampaian aspirasi dan kegiatan masyarakat lainnya di wilayah hukumnya.
Baca juga: Dicegat di Sudirman, Massa Demo BEM UI Long March ke Bundaran HI
Personel tersebut terdiri dari 5.670 anggota Polda Metro Jaya, 222 personel polres jajaran, 1.500 anggota TNI, dan 1.850 personel BKO Mabes Polri.
Budi menegaskan, rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi tidak diberlakukan secara tetap dan akan menyesuaikan kondisi di lapangan.
"Kalau terjadi kepadatan arus, kita akan melakukan pengalihan ataupun rekayasa lalu lintas secara situasional," ujar Budi.
Baca juga: 24 Sopir Kopaja Disebut Diintimidasi agar Tak Angkut Massa BEM UI Demo di Bundaran HI
Menurut dia, petugas akan terus memperbarui informasi mengenai kondisi lalu lintas melalui media sosial serta media televisi dan media online.
Budi juga meminta masyarakat yang beraktivitas di sekitar Jakarta Pusat, khususnya Bundaran HI, Merdeka Selatan, dan Monas, mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Kami sangat memprioritaskan kegiatan dan aktivitas masyarakat lainnya," kata Budi.
Dalam pengamanan aksi, Budi menyebut TNI dan Polri bertugas mengawal serta menjaga jalannya penyampaian aspirasi, bukan membatasi ruang publik.
Baca juga: Jelang Demo BEM UI, Dishub DKI Siagakan Tim Pengatur Lalin dan Parkir di Bundaran HI
"Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menyarankan dan menganjurkan ada di beberapa titik dalam penyampaian aspirasi sehingga ini bisa berjalan dengan aman dan tertib," ujar Budi.






Komentar (0)